Sosialisasi Kurikulum 2013 Belum Menyeluruh?

Sosialisasi kurikulum 2013 belum menyeluruh? – Sudah dapat dipastikan bahwa dunia pendidikan Indonesia pada tahun 2013 ini akan menerapkan kurikulum baru.  

Kurikulum yang dikenal dengan kurikulum 2013 (kurtilas) tersebut akan diterapkan secara berangsur-angsur mulai tahun pelajaran 2013/2014 ini. Kemungkinannya, tahun pelajaran 2016/2017 kurikulum ini direapkan di semua sekolah.

Kepastian penerapan kurikulum ini paling tidak didasarkan atas pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M.Nuh usai rapat kabinet terbatas beberapa waktu yang lalu.

Mencermati perubahan kurikulum kali ini  bukan lagi suatu yang luar biasa. Sudah sering terjadi perubahan kurikulum pendidikan di negeri ini. Ada yang beranggapan bahwa kurikulum pendidikan di Indonesia kurikulum coba-coba. 

Ganti menteri ganti kurikulum. Begitu seterusnya. Mengapa sampai ada anggapan seperti itu? Paling tidak ada dua penyebabnya. Pertama, kurang memahami prinsip pengembangan kurikulum. 

Salah satunya, kurikulum dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan pembangunan, dan seterusnya. Penyebab kedua, memang perubahan kurikulum kadang-kadang  terkesan dilakukan secara mendadak.

sosialisasi,kurikulum,2013

Kurikulum 2013 ini juga mengalami nasib yang sama. Sebelum diterapkan, kurikulum baru ini telah mengundang sikap pro dan kontra. Ada apa gerangan di balik semua ini? 

Allahuallam bissowab. Hanya pihak yang berkompeten yang mengetahuinya.  Satu pihak mengatakan telah siap menerapkan kurikulum sementara pihak lain masih kebingungan.

Di tingkat birokrasi, khususnya pemangku kebijakan pendidikan mengaku telah mengatakan siap melaksanakan kurikulum 2013. Namun di pihak tertentu seperti guru masih dilanda kebingungan. 

Pasalnya, sosialisasi kurikulum masih bersifat umum dan hanya pihak pimpinan sekolah saja. Sementara teknik pelaksanaan untuk tingkat sekolah masih belum terinci dan operasional.

Hal ini jelas suatu keganjilan mengingat kurikulum itu sendiri bukankah  dijalankan oleh guru dalam pembelajaran di ruang kelas? Untuk dapat mengoperasionalkan kurikulum,  guru harus menguasai dan memahami kurikulum yang berlaku tersebut.

Dapat dibayangkan bagaimana kerja guru jika sosialisasi kurikulum 2013 dilakukan dalam waktu dekat ini. Bulan April sampai awal Mei adalah masanya ujian nasional di jenjang SMU/K, SMP/MTs dan SD/MI. Perhatian guru bukan lagi pada kurikulum baru yang akan diterapkan bulan juli 2013. 

Setelah selesai ujian nasional, masih ada lagi kegiatan guru yaitu ujian kenaikan kelas. Prosesi ujian kenaikan kelas bukanlah hal yang sederhana menurut pengalaman kita dari tahun ke tahun. 

Jadi, kapan sosialisasi kurikulum 2013 dilakukan kepada guru? Waktu libur akhir tahun pelajarankah? Semuanya masih tanda tanya.

Share this :

0 Response to "Sosialisasi Kurikulum 2013 Belum Menyeluruh?"

Poskan Komentar