Catatan Ringan Sebuah Madrasah

Catatan ringan sebuah madrasah - Ke depannya, bukan mustahil madrasah akan menjadi pilihan utama orangtua untuk menyekolahkan anak-anaknya. 

Salah satu alasan yang mendukung adalah lembaga pendidikan di kementerian agama ini lebih banyak menyajikan program pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat terkini. Pembelajaran sangat relevan dengan dinamika perkembangan zaman.


Kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di lembaga madrasah lebih banyak mengarah pada tuntutan kebutuhan masyarakat. Hasil belajar dalam bidang keagamaan dapat diterapkan secara ril oleh lulusan atau alumninya di lapangan. 

Hal ini bukan berarti lembaga madrasah mengesampingkan standardisasi mutu pendidikan nasional. Mata pelajaran yang di-UN-kan tetap mendapat tempat perhatian dan menjadi program madrasah untuk memperoleh hasil maksimal. Intrakurikuler, yes! Ekstrakurikuler, oke!

catatan,madrasah negeri, pangian

Catatan ringan

Ada bebera catatan kecil bagi admin saat menghadiri rapat paripurna komite madrasah tsanawiyah (MTs) Negeri Pangian, Kecamatan Lintaubuo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Jumlah siswa meningkat signifikan sejak beberapa tahun terakhir setelah adanya program ekslusif pihak sekolah untuk menarik minat calon murid baru dan orangtua siswa untuk menyekolahkan anak di madrasah tsanawiyah.

Hal itu tidak terlepas dari promosi program kepada masyarakat luas melalui media radio penyiaran swasta yang ada di wilayah ini maupun melalui  selebaran dan edaran.


Madrasah yang cukup populer di Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar ini menawarkan berbagai program pilihan sebagai ikon kepada masyarakat. 

Dalam kegiatan ekstrakurikuler, program  yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat saat ini cukup banyak. Misalnya, penyelenggaraan jenazah. Ini menjadi salah satu ikon utama MTsN Pangian. 


Peragaan penyelenggaraan jenazah oleh siswa di hadapan orang tua/wali murid dimulai dari: memandikan jenazah, mengapani, dan menshalatkan jenazah. 

Jika ada orangtua yang meninggal, tentu lebih baik anak-anaknya ikut menyelenggarakan jenazah orangtuanya. Sang anak harus memiliki pengetahuan tentang penyelenggaraan jenazah. Jika tidak, anak boleh jadi lebih banyak menjadi penonton saat orang tuanya meninggal dunia.


Kegiatan ekstrakurikuler lain yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat adalah program hafalan (tahfizh) Al Qur’an, randai, kasidah rebana, pondok Al Qur’an, drum band, kepramukaan, olah raga prestasi, dan masih banyak yang lainnya.

Sementara itu H. Afandi Yakin, ketua komite MTsN Pangian, orang tua Sarah, dai cilik nasional pada Pildacil 2012 ini, mengemukakan bahwa program sekolah didukung penuh oleh komite untuk kejayaan madrasah dan syiarnya Islam di tengah masyarakat khususnya di Kecamatan Lintau Buo.

Dra. Syafniati, kepala MTsN Pangian, didampingi wakil bidang kurikulum, Mulyandri SPd, memaparkan perkembangan dan program madrasah yang sudah dilaksanakan dan yang akan menjadi prioritas untuk tahun ke berikutnya. 

Madrasah telah meraih sejumlah prestasi dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Dari sumberdaya manusia, madrasah sudah memiliki guru profesional dibidangnya. 


Salah seorang diantaranya, Arnis SPd, pernah meraih guru berprestasi tingkat kabupaten dan menjadi utusan dari kabupaten Tanah Datar untuk mengikuti pelatihan khusus IPA di Jakarta.


Prestasi yang diperoleh siswa di bidang sktrakurikuler juga cukup menggembirakan. Mereka sudah berkiprah pada bidang olahraga atletik dan kepramukaan di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan tingkat nasional.


Share this :

6 Responses to "Catatan Ringan Sebuah Madrasah"

  1. soalnya pendidikan keagamaan di madrasah lebih kental jadi bisa membentuk moral siswa dengan efektif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya memang begitu, mas. Sangat efektif dalam pembentukan aqidah dan moral anak bangsa...

      Hapus
  2. الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ moga kedepannya lebih baik lagi....dan prestasi yang di capai oleh ibu arnis bisa menjadi motivasi bagi para guru untuk lebih berkarya dan berprestasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin... Terima kasih supportnya, buk. Motivasi seperti itu juga buat guru di sekolah umum agar lebih serius mengintegrasikan nilai-nilai imtaq ke dalam mata pelajaran yang menjadi asuhannya.

      Hapus
  3. Mudah2an aja sob para orang tua makin mengerti akan pentingnya pendidikan terlebih lagi pendidikan agama yg jelas2 sangat bermanfaat baik di dunia mau pun di akherat kelak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pemikiran sobat Marnes adalah masukan positif buat orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Ilmu dunia, oke! Ilmu akhirat, yes...Terima kasih, sob.

      Hapus