logo blog
Selamat Datang di web Matra Pendidikan
Terima kasih atas kunjungan Sobat semua di situs pendidikan ini,
semoga artikel yang ada di sini menjadi bahan diskusi dan inspirasi bagi kita semua
dalam rangka membangun pendidikan Indonesia yang berkualitas.

Ujian Nasional Tetap Diadakan


Ujian nasional tetap diadakan - Polemik tentang perlu atau tidaknya ujian nasional ( UN ) nampaknya akan berakhir. Sudah dapat dipastikan bahwa UN tahun 2014 tetap diadakan untuk siswa jenjang SD/Sderajat, SMP/Sederajat dan SMU/K. Itu artinya, ujian nasional masih diperlukan. Kesimpulan ini paling tidak terungkap saat diadakannya konvensi ujian nasional di Jakarta oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  pada tanggal 26 dan 27 September lalu.

Konvensi tersebut bertujuan untuk merumuskan format Un tahun 2014. Hal ini sekaligus menyikapi pro dan kontra tentang ujian nasional yang telah berlangsung sejak tahun 1984 itu. Pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud, berjanji akan mempersiapkan administrasi UN sebaik mungkin sehingga dapat meminimalisir berbagai kekurangan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan ujian tahun lalu sangat mengecewakan banyak pihak. Ada kesan seolah-olah ujian yang bertaraf nasional itu tidak dipersiapkan dengan baik. Mulai dari permasalahan perakitan naskah soal sampai pendistribusiannya telah menyebabkan berbagai persoalan dalam pelaksanaannya.

Yang paling krusial adalah akibat kebijakan naskah soal sampai 20 paket. Seperti diketahui, naskah soal yang diujikan kepada siswa, telah melewati prosedur yang panjang. Mulai merakit soal, mengedit dan mencetak serta menggandakannya sesuai kebutuhan. Belum lagi prosedur pendistribusiannya kepada seluruh sekolah yang ada di Indonesia dan luar negeri.

Ujian nasional masih dibutuhkan! Untuk menentukan kualitas pendidikan secara nasional diperlukan standardisasi atau tolok ukur. Standardisasi yang relevans adalah hasil ujian nasional. Selain itu, hasil ujian nasional digunakan untuk penentuan kelulusan dan penerimaan siswa baru pada jenjang pendidikan berikutnya.

Sistem pendistribusian naskah soal direncanakan berdasarkan region, tidak lagi terpusat pada pemerintah pusat. Sementara itu, sistem penilaian masih menggunakan sistem lama yaitu ujian nasional 60 % dan ujian sekolah 40%. Ini berarti, ujian nasional masih sangat menentukan kelulusan siswa pada jenjang pendidikan tertentu. Mungkin pola ini tidak begitu dipermasalahkan.

Sistem paket soal yang begitu banyak akan diatur kemudian. Mungkin inilah yang perlu diperhatikan. Jika memang disadari ada keterbatasan, pemerintah sebaiknya mengembalikan pada system paket soal yang lama, 4 atau 5 paket saja.

Sebagai orang tua sangat berharap agar ujian nasional tidak lagi menimbulkan kecemasan dan was-was yang berlebihan. Ujian nasional 2014 diharapkan berjalan lebih baik. Tidak ada lagi kendala-kendala yang dihadapi seperti tahun kemaren. Sebab, yang diurus oleh pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud, sesungguhnya adalah masa depan anak bangsa.
  


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

Menurut saya pribadi, ujian nasional sangat penting. Karena sebagai tolok ukur seperti yg dijelaskan di atas. Meniadakan ujian nasional sama dengan langkah mundur, karena membatasi pengetahuan siswa dengan menghilangkan standardisasi nasional.
info yg bermanfaat...

Balas

Benar, buk. Meniadakan UN menjadi langkah mundur karena diadakan sudah hampir 30 tahun di negeri ini. Hanya saja, sistemnya harus dibenahi...

Balas

Semoga pemerintah khususnya kemdikbud
Dapat mengeluarkan kebijakan dan sistem yg bisa diterima oleh semua pihak..
Semoga bisa menjd lebih baik lagi ya bang..

Balas

Betul mas Pur. Pelaksanaan suatu kegiatan memang tergantung pada kebijakan yang mengatur sistem. Mudah-mudahan sesuai keinginan kita sebagai orang tua...

Balas

Copyright © 2013-2014. Matra Pendidikan - Blog artikel pendidikan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger