3 Hal Pokok yang Harus Dikuasai dalam Metode Ceramah

3 hal pokok yang harus dikuasai dalam metode ceramah – Barangkali, metode ceramah termasuk metode yang paling populer. Sering digunakan oleh guru dalam pembelajaran. Bahkan dianggap paling praktis dan instant untuk diterapkan dalam pembelajaran.

Dengan pergeseran paradigma pembelajaran, metode ceramah sudah mulai dikurangi penggunaannya. Paling tidak, mengurangi penulisannya pada bagian strategi dan metode dalam perangkat pembelajaran meskipun… pada gilirannya, guru akan memakainya “diam-diam” dalam pembelajaran. Baca: Pertimbangan Memilih Metode Pembelajaran

metode mengajar,berceramah,metode ceramah

Pada artikel ini tidak akan dibahas kelebihan maupun kekurangan metode ceramah dalam pembelajaran. Yang menjadi penelaahan kita adalah apakah metode ceramah itu metode yang paling mudah dalam pembelajaran.

Meskipun dipandang metode konvensional, cara mengajar berceramah dalam praktiknya tidak seperti yang dibayangkan. Menyampaikan pelajaran dengan berceramah perlu menguasaai hal-hal tertentu sehingga metode ini efektif dan efisien.

1.Menguasai pengelolaan kelas.
Landasan utama pembelajaran di ruang kelas adalah pengelolaan kelas. Guru mutlak menguasai kelas yang diajarnya. Apapun metode yang dipakai, tidak akan efektif dan efisien jika seorang guru kurang mampu mengelola kelas.

Jangan-jangan ketika guru berceramah, ternyata siswa yang duduk di bagian belakang juga berceramah kepada temannya. Atau ngobrol seenaknya karena luput dari perhatian guru.

2.Menguasai materi pelajaran.
Metode ceramah diperlukan jika materi pelajaran bersifat konsep, teori, fakta.  Guru harus menguasai materi yang diajarkan dengan baik serta memiliki wawasan yang luas terhadap materi tersebut. 

Dengan demikian, pembelajaran tidak akan tersendat-sendat karena guru kehabisan bahan untuk diceramahkan.

3.Menguasai teknik berceramah.
Mengajar dengan metode ceramah memerlukan teknik dan cara tertentu. Agar metode ceramah berjalan dengan baik, minimal guru mampu menjadi motivator dan orator bagi murid. 

Memiliki sense of humour (rasa humor) agar belajar tidak terasa kering dan membosankan siswa. Memiliki cara dan gaya berceramah yang unik dan menarik perhatian siswa.

Kalau begitu, admin pun tidak sanggup mengatakan bahwa metode ceramah adalah metode yang paling mudah dalam pembelajaran. 

Oleh sebab itu, kita perlu terus menerus untuk berlatih dan bereksperimen dalam menggunakan cara berceramah dalam menyampaikan materi pelajaran.

Share this :

12 Responses to "3 Hal Pokok yang Harus Dikuasai dalam Metode Ceramah"

  1. begitulah keadaannya bos, kadang ketika guru sedang berbicara, murid-muridpun ngak mau ketinggalan, gosip sana sini, pastinya ini nggak terjadi kalau saja sudah menguasai pengelolaan kelas yia bos...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas CC. Penguasaan kelas yang optimal memungkinkan berkurangnya kesempatan siswa untuk melakukan hal-hal yang tidak relevan dengan pembelajaran...

      Hapus
  2. ternyata metode ceramah untuk mengajar ada trik nya juga ya mas, jadi harus paham nih bapak ibu guru agar siswa nya bisa mudah menyerap informasi yang disampaikan para guru ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak. Mungkin lebih sulit menerapkan trik metode ceramah ini, ketimbang menerapkan trik SEO untuk blog, mbak Ririn... hehehe...Iya, benar koq mbak Ririn...

      Hapus
  3. teknik bermanfaat, pengin banget bisa bicara didepan umum dengan lancar dan PD, trimakasih uda tipnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudahan-mudahan bisa ya mbak? Terima kasih kembali, mbak...

      Hapus
  4. dan mental harus benar benar siap biar kalau sudah didepan banyak orang tidak nerves...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar mas Yuliono...Faktor mental sepertinya memang sangat menentukan...

      Hapus
  5. Berarti ketiga pokok-pokok tersebut sangat penting sekali ya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam pembelajaran di kelas, ketiga hal tersebut mutlak dikuasai mas.

      Hapus
  6. sedikit demi sedikit metode ceramah sudah mulai ditinggalkan ya pak, selain membosankan kadang penguasaan 3 metoda ceramah kurang dikuasai oleh tenaga pendidik muda yang masih honorer seperti saya ini, ngga semua juga demikian sih....:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas. Minimal tidak menulisnya dalam perangkat pembelajaran karena tuntutan kurikulum yang berlaku sekarang mas. Itu tidak berarti metode ini tidak akan dipakai lagi. Metode ini akan dikolaborasikan kedalam metode lain...

      Hapus