Bagaimana Proses Reproduksi pada Manusia (?)

Bagaimana Proses Reproduksi pada Manusia (?)

Bagaimana proses reproduksi pada manusia – Reproduksi merupakan proses terbentuknya individu baru pada makhluk hidup. Proses itu berlangsung secara seksual (generatif) maupun aseksual (vegetatif). 

proses,reproduksi,manusia

Manusia termasuk salah satu contoh makhluk yang bereproduksi secara generatif.

Terbentuknya individu baru pada sistem reproduksi manusia menjadi fenomena unik dan menarik untuk dipelajari. Mengapa tidak? Hewan mamalia (menyusui) mempunyai proses reproduksi yang nyaris sama dengan manusia. 

Berkembang biak secara seksual, fertilisasi internal dan melahirkan. Namun jarang orang mau menganalisanya secara mendalam.

Reproduksi pada manusia melibatkan organ reproduksi pada dua individu berbeda. Manusia tergolong bereproduksi secara vivivar (melahirkan) dengan fertilisasi (pembuahan) internal. 

Individu baru tumbuh dan berkembang di dalam rahim induk sebelum dilahirkan.Masa pertumbuhan dan perkembangan itu berlangsung lebih kurang 9 bulan 10 hari. Cukup lama, bukan? Bagaimana prosesnya?

Organ reproduksi pada wanita dapat menghasilkan ovum (sel telur) pada bagian ovarium (indung telur) yang berjumlah sepasang. Sel telur yang sudah matang akan lepas dari ovarium. Jika bertemu dengan sel sperma terjadilah pembuahan  di bagian oviduk (saluran telur). 

Sel telur yang telah dibuahi akan berubah menjadi zigot.  dan akan berubah menjadi zigot. Kemudian zigot (sel telur yang dibuahi)  akan menuju ke rahim dan menanamkan diri di dinding rahim.

Di tempat inilah zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi embrio (janin) sampai dilahirkan. Bagaimana  janin dapat tumbuh dan berkembang sempurna?

Janin manusia tumbuh dan berkembang dalam rahim karena dihubungkan dengan plasenta (ari-ari). Janin melakukan proses hidup sangat tergantung pada proses hidup yang dialami oleh sang ibu. Butuh proses pernafasan, memerlukan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.

Membutuhkan makanan yang halal, sehat dan bergizi. Melakukan proses ekskresi, pengeluaran zat-zat sisa metabolism yang mungkin meracuni janin dalam rahim. 

Semua itu dilakukan oleh selaput alantois yang terdapat pada tali pusat sampai janin lahir menjadi bayi yang sehat.


Posting Komentar