Hanya 2 Persen Pengunjung yang Klik Iklan?

Hanya 2 persen pengunjung yang mengklik iklan? – Apakah Sobat matrapendidikan.com mengeluh dengan earnings adsense-nya yang rendah? Sudah pantas atau belumkah mengeluhkan hal ini? Artikel ini bukanlah sebuah solusi, namun hanya sekadar bahasan analisa terhadap kecenderungan pengunjung mengklik iklan adsense yang terpasang di blog/web.

Teori probabilitas sangat mustahil terjadi dalam bermain adsense. Artinya, peluang untuk mendapatkan klik sah sebuah iklan adsense masih sangat besar dan itu tergantung pada banyak faktor. Namun demikian, faktor tersebut dikelompokkan menjadi 2 pertanyaan.

a).Apakah sobat termasuk publisher newbie, master, atau publisher bisnisman?

pengunjung,klik,iklan

b).Apakah pengunjung unik blog sobat sudah memadai untuk memperbesar peluang klik iklan oleh pengunjung?

Untuk jawaban pertama, publisher newbie khususnya admin sendiri, barangkali belum masanya untuk mengeluh. Artinya, untuk mencapai penghasilan yang maksimal perlu waktu untuk belajar yang lebih banyak. Baik untuk optimasi blog maupun iklan adsense.

Untuk jawaban kedua, belum wajar mengeluh ketika penghasilan adsense masih rendah. Iklan yang ditayangkan blog akan diklik oleh pengunjung. Jika pengunjung unik masih belum memadai maka peluang klik iklan juga masih kecil. Ini berdasar teori kemungkininan.

Admin juga melakukan pengamatan terhadap peluang klik iklan oleh pengunjung. Tentu saja hasil pengamatan tersebut bersifat objektif dan memiliki kelemahan. Menurut master adsense, buk Indri Lidiawati melalui sebuah artikel tentang adsense, peluang klik iklan oleh pengunjung hanya sekitar 2 % dari pengunjung. Dan itu ada benarnya.

Perhitungan sederhananyanya begini, jika pengunjung unik blog hanya sekitar 300 pengunjung unik perhari, maka probabiliti klik iklan hanya sekitar 6 klik. Besar kecilnya nilai klik iklan… ya, tergantung optimasi iklan itu sendiri. Jika begini, belum pantas kita mengeluh rendahnya penghasilan adsense. Sebaliknya, semakin bersemangat untuk mendongkrak trafik pengunjung blog supaya peluang klik lebih besar.

Barangkali wajar kita mengeluh jika pengunjung “membludak” tapi klik iklan sangat rendah. Misalnya, pengunjung unik per hari 1000-an, klik iklan hanya 6 sampai 10 klik. Atau, sobat seorang master wajar mengeluh jika penghasilan turun drastis diluar penalaran.

Lalu, bagaimana menurut analisa sobat matrapendidikan.com?
Share this :

18 Responses to "Hanya 2 Persen Pengunjung yang Klik Iklan?"

  1. beruntung saya masih newbie jadi belum waktunya untuk berpusing ria

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, uni Dea... Saya juga...hehehe. Mungkin ada baiknya lebih banyak belajar membuat artikel dan menaikkan trafik pengunjung...

      Hapus
    2. @Uni Dea + Pak Uda aja ngakunya pada newbie
      Lalu saya apalagi, lebih dari di bawah newbie lho Pak?

      Hapus
    3. Ga boleh di bawah newbie, mas. Harus di atas newbie..hehehe.

      Hapus
  2. mengeluh memang sifat alamiah, tapi seharusnya kita berpikir, apa hanya dengan mengeluh earning akan naik, bukan begitu bos, hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali mas CC. Mengeluh boleh saja, namun perlu juga terus belajar dan berusaha menaikkan trafik dan optimasi disana-sini...

      Hapus
  3. Blognya mas uda sepertinya udah masuk kriteria, tinggal menunggu waktu aja :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, mudah-mudahan begitu, mbak. Namun masih akan berusaha belajar untuk menaikkan trafik dan optimasi disana-sini...

      Hapus
  4. nggak bisa ngasih saran nih untuk urusan GA,aq mah malah tertarik dengan pengunjung unik,apa pengunjung unik itu maksudnya pengunjung yg datang dari search uda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau saya sih memang sependapat dengan mas Yanto. Pengunjung yang berasal dari Search engine...

      Hapus
  5. betul itu pak, tapi menurut saya peluang 2 % itu hanya terjadi di Indonesia saja, sedangkan untuk luar negeri sepertinya 10-20% peluangnya pak, soalnya saya sudah merasakan sendiri di blog saya yang berbahasa inggris :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih infonya, pak Ibrahim...Mungkin karena Indonesia tidak termasuk negara premium seperti halnya Inggris, Kanada dan Amerika ya, pak?

      Hapus
  6. Saya pun tak klik iklan...tak tahu kenapa...:-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin kita harus bersabar dan giat lagi menaikkan trafik pengunjung...

      Hapus
  7. salam kenal bro. Iya karena kebanyakan sekarang yang online adalah punya blog juga. Jadi ada rasa iri tidak mau ngeklik iklannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal balik mas bro...Bisa jadi begitu ya, mas? Tapi mudah-mudah hari ini dan selanjutnya... tidak ada rasa demikian justru sebaliknya, saling bekerja sama...

      Hapus
  8. Termasuk saya bukan ya Pak Uda yang ngeklik iklan blognya Pak Uda..?
    Kadang ngeklik kadang juga ndak saya Pak soalnya, kadang buru 2 ngeblognya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sssstttt...!!!! Pelan-pelan mas, Saud. Ntar didengar oleh yang lain...hihihi...

      Hapus