Mengenal Sosok Seorang Ibu

Mengenal sosok seorang ibu – Masih dalam rangka memperingati Hari Ibu, 22 Desember 2014. Kesempatan ini matra pendidikan akan menyorot kiprah seorang ibu berkaitan dengan peranannya dalam membentuk karakter anak sejak dini. Ia bukanlah seorang istri pejabat atau pengusaha, melainkan seorang istri dan pribadi low profile. Siapa dan bagaimana kiprahnya memberdayakan peranan sebagai seorang ibu?

Arnis, SPd seorang ibu rumah tangga sekaligus berprofesi sebagai pendidik di MTsN Pangian Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar. Menurut guru mata pelajaran Fisika ini, peranan seorang ibu dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan. Sikap dan perilaku seorang ibu selama masa kehamilan sangat berpengaruh terhadap perkembangan calon bayi. Terutama ketaatan beribadah, ucapan dan perbuatan, serta konsumsi makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang baik dan halal, baik sifat maupun zatnya. Baca juga: Peranan Ibu Ciptakan Generasi Hebat

Lebih jauh, ibu dari 5 orang putra dan putri yang masih di bangku pendidikan ini mengungkapkan, ketika anak berada di bawah usia tiga tahun, pemberian ASI sangat penting. Utamakan ASI sebagai konsumsi anak meskipun perlu tambahan susu formula dan makanan tambahan lainnya. Jangan terbalik, menjadikan ASI sebagai pelengkap. Ini besar pengaruhnya terhadap karakter dan kecerdasan anak.

Meskipun sibuk menunaikan tugas sebagai abdi negara, perhatian terhadap ke 5 anaknya dan suami tidak berkurang. Komunikasi dengan anak-anak yang sudah jauh dari rumah karena menuntut ilmu di kota lain sangat penting. Yang selalu dan pertama ditanyakan kepada anak ketika berkomunikasi  jarak jauh dengan anak adalah, apakah sudah shalat? Bukan, apakah sudah makan atau belum.

Perhatian terhadap anak jauh lebih penting. Namun perlu keseimbangan antara tugas sebagai ibu rumah tangga, ibu dari anak, sebagai istri dan sebagai abdi negara. Semoga artikel ini menjadi bahan inspirasi buat kita semua. Selamat Hari Ibu…

Share this :

13 Responses to "Mengenal Sosok Seorang Ibu"

  1. Selamat hari ibu ya mas
    Wah tampilannya baru nih mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, mbak Susi. Tampilan baru menyambut tahun baru, mbak...heheheh...

      Hapus
    2. Iya keliat lebih fresh, dan moga rezekinya jg tambah :)

      Hapus
  2. ibu itu segalanya bang, kalo cerita tentang ibu langsung deh jadi cengeng :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar baget, mbak Dwie...Saya juga kadang-kadang begitu kalo cerita tentang ibu, apalagi ibu saya sudah almarhumah...

      Hapus
  3. Selamat Hari Ibu pak Guru,,,,KARENA iBU "KITA" ADA, dengan kasih dan sayangnya Ibu tak pernah berputus asa,jangan pernah berhenti untuk berdoa'mendo'akan beliau sampai akhir hayat kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, mas Dede. Oleh sebab itu mudah-mudahan kita tak pernah lupa mendoakan beliau.....

      Hapus
  4. nggak tau sudah berapa kali saya hari ini berkunjung keblog sahabat dan dikasih hidangan menu yg sama uda.
    emang seorang ibu sangan menginspirasi ya,jasanya tidak akan pernah terbalas.
    selamat hari ibu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas Yanto. Kali ini kembali dikasih menu yang sama tentang ungkapan rasa terima kasih kepada Ibu dalam rangka memperingati Hari Ibu, mas...

      Hapus
    2. semoga ibu kita senantiasa diberikan kemuliaan uda.
      amiin

      Hapus
  5. met hari ibu ya mas, semoga ibu kita senantiasa dirahmati oleh Allah SWT ;)

    BalasHapus
  6. hanay seorang ibu yang dapat memberikan sebuah arti akan kehidupan pada anaknya, sedangkan lainnya menambahkan pengetahuan sesuai perjalanannya. semoga hari ibu menjadi momen untuk kita lebih memahami akan arti cinta dan kehidupan bagi kehidupan kita bersama, amin. selamat hari ibu.....biar ngucapinnya telat.....asal selamat ya gan...heeee

    BalasHapus