5 Prosedur Kegiatan Guru dalam PBM

5 Prosedur Kegiatan  guru dalam pbm – Proses belajar dan mengajar (PBM) merupakan kegiatan utama proses pendidikan di sekolah. 

Proses ini berlangsung dalam jadwal tertentu yang telah disusun oleh pihak sekolah. Selain itu kegiatan PBM juga memiliki prosedur tertentu.

Prosedur PBM disusun dan dijalankan oleh guru sehingga guru dikatakan sebagai operator kurikulum pendidikan di sekolah. Sebagai operator kurikulum, guru mempunyai prosedur kegiatan yang dilaksanakan sescara sistematis. 

Berikut adalah 5 prosedur utama kegiatan guru dalam PBM:

prosedur,kegiatan,kbm

1.Menyusun program pengajaran

Guru merancang program pembelajaran dalam bentuk tertulis. Hasil rancangan ini berguna untuk menentukan bagaimana corak dan warna pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh guru di ruang kelas. 

Hasil rancangan khusus guru dalam sekali pertemuan dikenal dengan istilah rencana pembelajaran. Lihat juga: Guru Itu Disainer Pembelajaran

2.Melaksanakan program pengajaran

Pelaksanaan pembelajaran sudah diatur sedemikian rupa melalui kalender akademik sekolah. Program yang sudah dibuat sedemikian rupa oleh guru dilaksanakan melalui tatap muka di ruang kelas. 

Apakah seorang guru telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah dibuat atau belum. Ini hanya akan diketahui oleh guru bersangkutan. Namun keberhasilan pelaksanaan PBM tak lepas dari sentuhan seni dan kreativitas guru. Baca juga: Guru itu Seniman Pembelajaran

3.Melaksanakan penilaian atau evaluasi

Penilaian yang dilakukan guru setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran merupakan suatu keharusan. Tujuannya untuk mengetahui apakah tujuan pembelajaran sudah tercapai atau belum. Apakah siswa sudah mengalami ketuntasan belajar atau belum.

4.Melaksanakan analisis hasil penilaian

Guru perlu menganalisa hasil evaluasi siswa. Hasil analisa ini akan bermanfaat untuk tindak lanjut terhadap hasil belajar siswa. Melalui format tertentu dapat diperoleh gambaran tentang hasil kegiatan belajar siswa.

5.Melaksanakan program perbaikan/pegayaan

Program ini adalah tindak lanjut hasil analisis guru terhadap hasil belajar siswa. Bila siswa sudah mengalami ketuntasan belajar maka siswa berhak memperoleh program pengayaan materi pelajaran. 

Sebaliknya, jika belum memenuhi criteria ketuntasan maka siswa mengikuti program perbaikan atau remedial.

Prosedur nomor 4 dan 5 merupakan langkah yang sering luput dari perhatian guru. Padahal langkah tersebut adalah kegiatan penting yang dilaksanakan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. 

Jika ada tugas lain yang diberikan oleh kepala sekolah, itu hanyalah tugas tambahan dalam rangka pengembangan profesi guru. Perihal ini akan dibahas pada artikel berikutnya.

Share this :

6 Responses to "5 Prosedur Kegiatan Guru dalam PBM"

  1. Nah program yang ke 5 ini yang paling di malesin para siswa pak guruuuu hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak...kegiatan nomor 5 sebagai pertanda siswa tidak tuntas dan lazimnya guru melakukan remedial dengan ujian ulangan. Ini menjadi beban tambahan bagi siswa sehingga ia malas...

      Hapus
  2. kebetulan pak saya juga aktif disekolah, namun jarang sekali saya ngajar menggunakan prosedur yg sebenarnya ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, itu kan prosedur yang udah lama koq, mas. Jadi bukanlah sesuatu yang baru. Oleh sebab itu enggak ada salahnya kembali kita pelajari dan coba terapkan prosedur tersebut...

      Hapus
  3. Wah hebat nih Pak guru, selalu taat pada prosedur yang tepat di saat guru yang lain sering mengabaikan kualitas pengajaran. Sempat blogging lagi, makin klop aja nih pak.

    Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal balik mas Daniel...Itu cuma hal kecil mas karena prosedur itu sudah ada sejak dulu. Hanya saja kita sering lalai atau dikerjakan karena memenuhi suatu tuntutan administrasi keguruan...

      Hapus