Tugas Tambahan Guru di Sekolah

Tugas Tambahan Guru di Sekolah

Tugas tambahan guru di sekolah – Tugas utama guru di sekolah adalah melaksanakan rangkaian kegiatan pembelajaran. Idealnya, seluruh kegiatan pokok ini harus terlaksana dengan baik terlebih dulu. Jika tidak demikian maka tugas utama guru akan saling tumpang tindih dengan tugas tambahan. Akibatnya bisa jadi tugas utama guru akan terkesampingkan. Baca juga: 5 Prosedur kegiatan Guru dalam PBM

Tugas tambahan berguna untuk pengembangan profesi guru. Banyak sekali tugas tambahan yang diemban oleh guru di sekolah namun dikelompokkan menjadi 5 kelompok tugas tambahan. 5 Tugas Tambahan untuk guru di sekolah adalah:

tugas,guru,sekolah

1.Kepala sekolah/wakil kepala sekolah

Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah adalah seorang guru yang mendapat tambahan tugas memimpin sekolah. Dianggap cakap dan mampu memimpin organisasi sekolah. Oleh sebab itu mereka adalah orang yang dianggap memiliki kelebihan dari guru-guru lainnya di sekolah.

Meskipun demikian, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah juga harus melaksanakan tugas mengajar dengan beban jam mengajar tertentu. Kepala sekolah harus melaksanakan tatap muka di kelas 9 jam pelajaran dan wakil kepala sekolah 12 jam pelajaran. Jika unsur pimpinan ini berhenti atau diberhentikan dari tugas tambahannya, maka guru tersebut dapat kembali menjadi guru dengan tugas pokoknya.

2.Wali kelas

Wali kelas adalah tugas tambahan seorang guru untuk mengelola sebuah kelas dalam aspek administratif dan pembinaan siswa. Wali kelas adalah wakil orang tua siswa di sekolah sehingga seorang wali kelas juga memiliki kemampuan mengelola administrasi dan membina proses belajar siswa. Baca kembali: Tugas Utama Wali Kelas

3.Mengelola unit di sekolah

Lembaga sekolah mempunyai unit tertentu yang berfungsi untuk menunjang kegiatan belajar siswa. Ada unit perpustakaan sekolah, bimbingan dan konseling, laboratorium IPA, laboratorium computer, laboratorium bahasa, dan unit lainnya.

4.Membina OSIS

Guru di sekolah juga mendapat tugas tambahan di sekolah menjadi anggota Pembina OSIS. Ini menjadi salah satu wadah untuk bersosialisasi dengan siswa di luar kegiatan tatap muka.

5.Membina Kegiatan Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan upaya pengembangan diri siswa yang diisi dengan berbagai jenis kegiatan ekstrakurikuler yang ditetapkan oleh sekolah. Guru boleh mendapat tugas tambahan membina kegiatan ekstrakurikuler.

Kelima butir tugas tambahan tersebut biasanya dihargai dengan angka kredit yang besaranya sudah diatur oleh ketentuan dalam jabatan dan angka kredit jabatan guru. Dalam hal tertentu, ini berfungsi untuk kenaikan dan jabatan guru ke tingkat yang lebih tinggi.

Posting Komentar