Manfaat Bertanam Cabai Rawit Bagi Keluarga

Manfaat Bertanam cabai rawit bagi keluarga – Cabai rawit termasuk salah satu tanaman perdu. Tanaman yang mempunyai tinggi tidak lebih satu meter. Tumbuhan ini sudah dikenal umum oleh masyarakat Indonesia. Jenis tanaman ini biasanya dibudidayakan oleh petani cabai. Kelak hasil panen dibawa ke pasaran sebagai sumber pendapatan para petani cabai. Sehingga tidak mengherankan saat ini, ketika harga cabai cukup mahal dan menjanjikan bagi petani.

Namun tidak hanya petani yang dapat membudidayakan cabai rawit. Setiap keluarga dapat melakukannya dengan praktis dan mudah. Di samping tidak memerlukan biaya dan waktu yang banyak. Juga tidak memerlukan lahan yang luas. Bahkan pekarangan sempit sekali pun dapat dimanfaatkan. Atau bisa juga dibudidayakan melalui wadah kantong/karung plastik.

manfaat,bertanam,cabai rawit

Bertanam cabai rawit banyak manfaatnya bagi sebuah keluarga. Ikuti uraian berikut ini.

1.Bernilai ekonomi.
Bertanam cabai rawit dalam pot, atau di lahan pekarangan yang tersedia, akan bernilai ekonomi bagi keluarga. Kebutuhan akan bumbu dapur cabai akan terpenuhi secara swasembada sehingga dapat menghemat pengeluaran.

Bahkan bukan mustahil hasil panen cabai rawit sekian batang dapat pula dipasarkan. Apalagi ketika harga cabai mahal akhir-akhir ini. Uang panen cabai dapat dijadikan buat menambah uang jajan atau tabungan anak.

2.Pendidikan keluarga.
Cabai adalah tumbuhan perdu dengan akar serabut. Hal ini merupakan bahan pelajaran di sekolah. Dengan membudidayakan berbagai tanaman, termasuk cabai rawit kecil,  akan menjadi wahana praktikum gratis bagi anak sekolah. Teori tentang tumbuhan dapat dipelajari secara langsung di taman sekitar rumah.

Budidaya berbagai tanaman di rumah akan mendidik anak untuk berpikir dan berbuat yang sederhana namun bermanfaat besar. Anak akan terbiasa berpikir logis namun bersifat praktikabel (dapat diterapkan).

3.Kesehatan anggota keluarga.
Cabai rawit kecil memang pedas bukan main. Namun di balik itu ternyata banyak manfaatnya bagi kesehatan. Di antaranya, cabai rawit  dapat mencegah berbagai kemungkinan penyakit seperti mengurangi kadar kolesterol, menjauhkan kemungkinan terkena stroke, mencegah terjadinya penyakit kanker, dan lain sebagainya.

Selain itu, cabai rawit jelas menimbulkan selera makan bagi anggota keluarga. Bumbu masakan dari cabai rawit akan dapat meningkatkan nafsu makan bagi anak yang malas makan. Tentu saja, penggunaan cabai rawit dalam bahan dan menu makanan perlu divariasikan dalam pengolahan menu makanan.


Share this :

28 Responses to "Manfaat Bertanam Cabai Rawit Bagi Keluarga"

  1. jadi gak pusing ke pasar atau nunggu penjuak sayur lewat:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas...Karena kita punya stok sendiri...hehehe.

      Hapus
    2. kalau berlebih bisa dijual terus jadi pengusaha cabe haha

      Hapus
    3. Jika dikelola secara profesional dan dalam skala besar, bukan maustahil jadi pengusaha cabe kawakan, mas...hehehe.

      Hapus
  2. bertanam cabai rawit juga ada manfaatnya ya hehe terimakasih infonya ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak Ipah. Paling tidak ada 3 manfaatnya bagi anggota keluarga sendiri...

      Hapus
  3. bertaman cabai rawit itu sebenernya investasi kalo kata saya, kalo masak tinggal ambil aja tampa beli, terus bisa juga di jual. banyak guna nya yah , :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mbak Devi. Investasi kecil-kecilan namun banyak manfaatnya...

      Hapus
  4. seringkalai harga cabe rawit melambung tinggi memang perlu menanam sendiri kayknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas. Paling tidak bisa memenuhi kebutuhan akan bumbu dapur sendiri...

      Hapus
  5. bisa buat sambal dirumah juga yamas, apalagi kalo makan sama tempe.sambal cabe rawit enak banget.untuk menanam cabai rawit ini saya belum pernah sih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitu pula makan sama tahu goreng, mas Hendri...Pokoknya menggugah selera kita...

      Hapus
    2. iya mas uda, kalo makannya bareng keluarga pasti rasanya lebih enak lagi.hehe

      Hapus
  6. cocok dijadikan usaha sampingan :)
    oh ya blog mas udah saya follow, mohon follow juga blog saya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Usaha sampingan bagi kita yang punya waktu, mas Roli...Oke deh mas segera ke lapangan...

      Hapus
    2. makasih banyak bang uda :)

      Hapus
  7. bapak saya juga berkebun cabai rawit karena pangsa pasarnya hampir selalu ramai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena memang dibutuhkan semua orang ya mbak? Apalagi harga cabe merah mahal sehingga cabai rawit ini bisa menjadi alternatif bumbu dapur...

      Hapus
  8. enak kalau tanam sendiri di sekitar rumah, tinggal petik saja cabe nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas. Jika ada waktu lowong asyik juga bertanam cabai ini..

      Hapus
  9. aku selalu gagal bang kalo nanem cabe rawit,,,nggak tau krena pa..padahal aku udah jaga tanah dan airnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanahnya tanah gembur mbak. Tamun jangan terlalu sering disiram. Pupuknya cukup pupuk kandang dari kotoran ayam kampung, mbak....

      Hapus
  10. wah cocok nih pak di tempat saya kalau dikasih cabe rawit, kayaknya banyak manfaatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan ada waktu untuk menanamnya, mas Purnama...

      Hapus
  11. wah kalau saya suka makan mie rebus pakai cabe rawit nih pak guru, rasanya itu... wah keren deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini dia mas. Saya juga suka mie rebus pake cabe rawit. Pedaaas...dan nendang rasanya...

      Hapus
  12. Mamfaatnya juga dapet uang hehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika melebihi dari keperluan bumbu dapur keluarga bisa dijual dan dapat uang mas...heheh.

      Hapus