Apa dan Bagaimana Konsentrasi Belajar Siswa

Apa dan bagaimana konsentrasi belajar siswa – Konsentrasi merupakan pemusatan perhatian dan pemikiran terhadap sesuatu objek yang sedang dihadapi. 

Berkonsentrasi berarti memfokuskan segala perhatian dan aktivitas otak terhadap apa-apa yang tertangkap oleh panca indra.

Siswa sedang belajar di ruang kelas dimana gurunya menerangkan materi pelajaran tertentu dengan baik. Apakah siswa bisa memusatkan perhatian terhadap penjelasan gurunya? Bisa menangkap dan menyerap materi pelajaran yang dijelaskan guru?

konsentrasi,belajar,siswa

Jika siswa tidak dapat melakukan pemusatan perhatian terhadap sesuatu yang sedang dipelajari. Berarti siswa tersebut telah mengalami gangguan konsentrasi. Siswa sering memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan guru. 

Atau ketika ditanya oleh guru, siswa tersebut terlihat kebingungan. Bukan mustahil siswa senyum senyum tak menentu, atau nampak cemas dan gelisah.

Apa penyebab gangguan konsentrasi pada siswa? Penyebab terganggunya konsentrasi belajar siswa di sekolah umumnya disebabkan oleh dua faktor, yaitu internal dan eksternal. 

Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa, seperti gangguan karena permasalah psikologis (kejiwaan). Stres dan depresi.

Sedangkan faktor eksternal merupakan gangguan dari kondisi lingkungan belajar yang kurang kondusif. Misalnya, lokasi sekolah berdekatan dengan lokasi pabrik, jalan raya, pasar, dan lain sebagainya. 

Selain itu juga disebabkan oleh proses pembelajaran yang tidak terkontrol. Misalnya siswa selalu mengeluarkan suara koor (serentak) dalam menjawab pertanyaan guru. Simak juga: Gangguan Konsentrasi Belajar Siswa

Bagaimana upaya agar siswa konsentrasi dalam belajar? Mengatasi gangguan konsentrasi belajar tidak bisa dilakukan secara sepihak. Biasanya dilakukan secara menyeluruh dan bertahap. 

Selain melibatkan siswa bersangkutan, juga perlu melibatkan orang tua siswa, guru dan lingkungan masyarakat di sekitar sekolah. Baca kembali: Upaya Meningkatkan Konsentrasi Belajar siswa

Share this :

12 Responses to "Apa dan Bagaimana Konsentrasi Belajar Siswa"

  1. semua elemen harus bekerja sama ya uda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, mas Denny. Kerja sama yang baik dalam mengatasi masalah gangguan konsentrasi belajar siswa...

      Hapus
    2. biasanya detik-detik jam mau istirahat sama pulang sekolah juga bisa mengganggu konsentrasi murid sehingga mereka fokus merhatikan jam hha

      Hapus
  2. biasanya konsentrasi terganggu pada saat siswa mengalami depresi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas Eka. Anak yang mengalami depresi sering konsentrasi belajarnya agak terganggu sehingga menyulitkan anak tersebut menguasai materi pelajaran...

      Hapus
  3. guru yang baik adalah mengetahui setiap permasalahan yang ada pada siswanya, termasuk jika ada anak yang kurang konsentrasi belajar setidaknya kita melakukan identifikasi untuk mengetahui masalahnya sehingga kita bisa melakukan beberapa tindakan khusus untuk menanganinya, benar gitu ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya guru yang baik adalah bisa mengetahui banyak keadaan siswa, tapi harus di dukung juga oleh orang tua siswa, karena guru juga tidak bisa memperhatikan siswanya kalau dilingkungan rumahnya...

      Hapus
    2. Dalam kondisi tertentu, gangguan konsentrasi belajar siswa yang diidentifikasi cukup parah biasanya diserahkan pada guru bimbingan dan konseling, mas Purnama. Disinilah guru tersebut melakukan tindakan khusus...

      Tindakan khusus ini biasanya juga melibatkan orang tua di rumah. Seperti kata mbah Dinan, guru tidak mungkin memperhatikan siswanya ketika berada di lingkungan rumah tangganya...Keterlibatan orang tua sangat diperlukan dalam mengatasi gangguan konsentrasi belajar ini...

      Hapus
  4. Betul sekali pak. untuk mewujudkannya tidak hanya Guru saja. tapi semua harus ikut seperti keluarga dan dukungan lingkungan yang baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju, mas. Kerja sama dalam mengatasi gangguan konsentrasi belajar sangat diperlukan. Apakah guru sebagai pengelola pembelajaran, orang tua sebagai basis pendidikan di rumah maupun lingkungan sosial disekitarnya sebagai tempat anak bersosialisasi...

      Hapus
  5. kebanyakan gangguan konsentrasi siswa dari faktor eksternal da...kebanyakannya dari kawan atau dari lingkungan itu sendiri. saya masih ingat dulu ya da, kalau mau belajar, ada aja yang ngajak main, main bola lah, dan lain sebagainya...kalau di sekolah sering di becandai kawan sebelah saya duduk...jadinya gak fokus...heeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya memang mbah, Gangguan konsentrasi belajar faktor eksternal cukup banyak. Itu karena faktor ini mudah teramati oleh guru maupun siswa. Kalau tidak ngikut ajakan mereka, kawan itu bilang macam-macam sama kita. Diajak ngobrol atau bercanda dengan teman sebelah akan merusak konsentrasi apalagi kalau luput dari perhatian guru yang tengah asyik mengajar...

      Hapus