Benarkah Stres Meningkatkan Nafsu Makan

Pernahkah Anda pernah merasa, ketika mengalami stres dapat meningkatkan nafsu makan? Kalau pernah, mengapa demikian? Ini adalah pertanyaan penting yang mungkin ditanyakan tentang nafsu makan meningkat ketika mengalami stres.

Seperti diketahui dalam materi pelajaran biologi di sekolah, tubuh manusia memproduksi berbagai macam hormon yang memiliki fungsi masing-masing. Salah satu hormon yang secara langsung terkait dengan nafsu makan seseorang adalah hormon leptin. Hormon ini berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan seseorang. Selain itu, leptin juga berfungsi untuk sinyal kenyang saat makan.

Anjuran bagi seseorang untuk makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, sebenarnya berkaitan dengan fungsi kontrol proses adalah leptin. Hormon ini dapat melaksanakan fungsinya dalam kondisi mental seseorang dalam keadaan normal.

stres,nafsu,makan

Dalam kondisi psikologis normal, hormon leptin mampu menggugah selera makan. Jika telah kenyang akan dikirim sinyal kenyang tersebut ke otak. Namun dalam kondisi tertentu, seperti ketika mengalami stres berat. Rasa lapar  dan ingin makan makan,  terutama makan yang manis akan menyerang Anda.

Seperti diketahui juga, makanan yang manis mengandung zat gula. Otak memerintahkan tubuh untuk meningkatkan penyimpanan energi pada tegangan yang lebih tinggi. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi.

Di sinilah terjadinya kontroversi antara fungsi hormon leptin dengan fungsi hormon insulin. Asupan gula yang tinggi akan menyebabkan lonjakan insulin dalam darah. Ini situasi yang tidak menguntungkan bagi tubuh seseorang. Pada saat ini mengaktifkan leptin sinyal kenyang ke otak. Sinyal otomatis akan diblokir oleh hormon insulin yang mendorong tubuh untuk menjaga selera untuk makan. Produksi leptin berkurang sehingga mengurangi kemampuannya untuk mengirim sinyal kenyang ke otak. (Kiriman: M. Fadhlan, Padang)


Share this :

3 Responses to "Benarkah Stres Meningkatkan Nafsu Makan"

  1. Apa selalu begitu Da? Kalau saya, bila sedang dalam kondisi stress (kayak orang penting aja ya) biasanya malah nggak selera makan tuh Da. Bawaannya malas makan, eneg gitu. Hubungannya sama asam lambung deh kayanya. Begitu stress datang, asam lambung meningkat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak selalu, mbak. Tentunya sangat tergantung pada produksi hormon leptin oleh tubuh seseorang. Ada orang yang stres justru asam lambung meningkat sehingga mengurangi selera makan.

      Hapus
  2. kadang saya kalau stres bisa sanggup puasa seharian penuh, kadang 2 bungkus nasi padang gak cukup buat ngenyangin saya.. jadi, tergantung yo, da..

    BalasHapus