Resiko Siswa Tidak Sarapan

Resiko Siswa Tidak Sarapan

Resiko siswa tidak sarapan – Sarapan sangat penting artinya bagi aktivitas seseorang. Orang yang tidak terbiasa sarapan lebih cenderung mengalami masalah saat memulai maupun menjalankan aktivitas rutin. Permasalahan yang dihadapi tergantung pada stamina dan daya tahan tubuh seseorang.

Bagi siswa, tidak sarapan atau makan pagi akan beresiko terhadap kelancaran proses belajarnya di sekolah. Siswa akan mengalami gangguan dalam aspek fisik maupun pskologis. Muara dari semua resiko itu adalah prestasi belajar siswa. Hasil belajar siswa akan menurun karena telah mengalami masalah dalam proses belajarnya. Selanjutnya dapat disimak artikel: SarapanTingkatkan Prestasi Belajar Siswa

resiko,anak,sarapan

1.Susah memusatkan perhatian dan konsentrasi

Siswa yang berkemampuan rata-rata akan susah memusatkan perhatian terhadap apa yang sedang dipelajari. Konsentrasi sering buyar dan mudah terusik oleh hal-hal sederhana ketika pembelajaran berlangsung.

2.Nampak loyo dan tidak bersemangat

Gerak-gerik siswa yang tidak sarapan nampak loyo dan kurang bergairah ketika mengikuti pelajaran. Siswa menjadi pasif dan lebih suka berdiam diri duduk tanpa mau terlibat banyak dalam kegiatan belajar di kelas.

3.Mudah diserang kantuk

Sering menguap menjadi tanda bahwa siswa diserang ngantuk saat belajar di kelas. Hal ini semakin diperburuk ketika siswa sering tidur larut malam. Atau terlalu letih belajar dan membantu orang tuanya di rumah.

4.Menurunnya kemampuan mengingat (daya ingat)

Siswa yang tidak biasa sarapan sering mudah lupa akan materi pelajaran. Bukannnya karena mereka tidak mengerti dengan bahan pelajaran. Melainkan karena menurunnya daya ingat seorang siswa

5.Sering mengalami sakit ketika belajar

Siswa yang tidak sarapan sering merasa pusing dan mual ketika mengikuti pelajaran. Tanda yang paling mudah diketahui adalah ketika mereka berdiri di lapangan untuk upacara atau acara lainnya. Mereka sering rubuh dan pingsan kalau terlalu lama berdiri.

Tidak sarapan sebelum berangkat sekolah akan beresiko terhadap kelancaran proses belajar siswa. Oleh sebab itu, siswa perlu berusaha untuk menyempatkan diri untuk makan pagi. Sarapan yang cukup akan membuat stamina tubuh dan otak menjadi lebih baik dan siap menerima pelajaran di sekolah. Selanjutnya dapat disimak artikel berikut ini:

Posting Komentar