Siswa Perlu Konsumsi Buah dan Sayur

Siswa perlu banyak konsumsi buah dan sayur – Aktivitas belajar siswa semakin hari semakin padat. Ini terjadi karena sistem pembelajaran dan penerapan kurikulum pendidikan yang diterapkan di sekolah. 

Sistem pembelajaran memusatkan aktivitas belajar berorientasi pada siswa. Siswa harus banyak melakukan aktivitas belajar agar prestasi belajar meningkat (?)

Siswa tidak hanya mengikuti kegiatan pokok pembelajaran di sekolah dari pagi sampai menjelang sore. Di rumah, peserta didik berjibaku untuk mengerjakan tugas rumah dalam bentuk tertulis maupun pekerjaan tangan. 


siswa,mengkonsumsi,buah dan sayur

Soal pekerjaan rumah ini, sudah cukup banyak siswa yang mengeluh namun terpaksa mereka sembunyikan.

Konsekuensi dari aktivitas belajar siswa adalah kondisi tubuh siswa harus dalam kondisi prima. Mereka harus mendapatkan cukup energi kimia dalam tubuh yang bersumber dari makanan dan minuman mengandung nutrisi memadai. 

Untuk memenuhi kebutuhan ini, sebelum berangkat ke sekolah siswa harus sarapan (makan pagi). Jika tidak sempat, siswa akan mengalami risiko tertentu selama mengikuti pembelajaran di sekolah. Simak kembali: Resiko Siswa Tidak Sarapan Pagi

Tubuh manusia memerlukan zat cair yang memadai untuk kelancaran metabolisme. Misalnya, proses pencernaan dan ekskresi. Cairan dalam tubuh akan berfungsi untuk memperlancar berbagai aktivitas metabolisme dalam tubuh. Maka tidak mengherankan jika tubuh menjadi lemas bila kekurangan cairan. Proses pencernaan dan ekskresi tubuh menjadi terganggu yang menyebabkan tubuh menjadi sakit.

Untuk melengkapi nutrisi penting untuk metabolisme tubuh, siswa perlu banyak mengkonsumsi buah dan sayuran. Sebagian besar mengandung zat cair yang dapat melancarkan proses metabolisme dalam tubuh. 

Selain itu buah dan sayuran mengandung zat dari berbagai vitamin dan mineral, dan zat antioksidan. Ini diperlukan untuk menunjang kebugaran tubuh siswa dalam melakukan aktivitas belajar yang padat.

Selain buah dan sayur, siswa perlu meminum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Air minum yang sehat dan higienis juga akan membantu proses metabolisme seperti proses pencernaan dan proses ekskresi oleh ginjal. 

Ginjal siswa akan terhindari gangguan kencing batu (batu ginjal). Jangan lupa simak kembali: Gangguan Umum pada Ginjal

Oleh sebab itu siswa perlu banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Jika orang tua di rumah tidak menyediakannya khusus untuk kebutuhan anggota keluarga, siswa dapat menyisihkan sebagian uang jajan untuk beli buah dan sayur. 

Tak perlu banyak, yang penting rutin dan berkelanjutan. Semoga semua siswa tetap prima menghadapi beban tugas belajar sehari-hari.

Share this :

6 Responses to "Siswa Perlu Konsumsi Buah dan Sayur"

  1. Untuk mengkonsumsi buah dan sayuran harus dibiskan sejak dini ya Da, apalgi ini sangat penting untuk pertumbuhan dan daya tahan tubuh dan pikir para siswa di sekolah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas Indra. Anak yang terbiasa konsumsi buah dan sayur sejak dini lebih terlihat cukup bersemangat dalam belajar.

      Hapus
  2. nutrisi yang terkandung didalam buah dan sayuran memang sangatlah diwajibkan untuk dikonsumsi olah para siswa seluruh Indonesia agar negeri ini semakin menjadi negeri cerdas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas. Selain itu juga nutrisi dalam buah dan sayur membuat anak Indonesia sehat...

      Hapus
  3. buah dan sayur apa yang paling baik untuk anak, kebetulan anak saya ada 2, yang satu umurnya 12 tahun, dan satunya lagi 16 bulan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya lebih cenderung menerapkan buah yang baik untuk anak itu adalah buah yang ada di sekitar kita dan masih segar seperti jambu, jeruk, pisang dan lain sebagainya. Kalau sayur menurut saya adalah bayam karena banyak mengandung zat besi dan vitamin A. Begitu pula sayur kangkung, mbak. Tidak perlu buah dan sayur yang mahal, begitu pendapat saya mbak...

      Hapus