Pepaya Sebagai Tanaman Tropis

Pepaya sebagai tanaman tropis- Pepaya bukanlah tanaman asli bumi Indonesia. Dalam sejarah pepaya dapat kita baca bahwa tanaman buah ini berasal dari benua Amerika. Tanaman ini banyak ditemukan di bagian selatan Mexiko dan bagian utara Amerika Selatan. Mudah tumbuh di daerah beriklim tropis. Oleh sebab itu disebut juga tanaman tropis.

Karena termasuk tumbuhan daerah tropis, maka papaya banyak ditemukan di berbagai belahan dunia termasuk wilayah Indonesia. Di Indonesia, pepaya termasuk tanaman yang mudah tumbuh. Saking mudahnya, orang tak perlu susah-susah menyediakan areal khusus untuk bertanam buah papaya ini.

pepaya,tanaman,tropis

Ketika seseorang membuka buah pepaya, kemudian bijinya dibuang begitu saja. Misalnya di buang ke halaman. Biji pepaya ini akan tumbuh dan berkembang dengan sendirinya. Tidak perlu diberi pupuk, disirami air, atau dirawat sebagaimana layaknya tanaman lain.

Sudah diketahui juga bahwa hampir semua bagian dari tumbuhan ini dapat dimanfaatkan, kecuali batangnya karena termasuk batang palsu. Umumnya papaya digunakan untuk kesehatan dan pengobatan. Buah papaya sangat berguna untuk kesehatan tubuh manusia. Begitu pula daun, bunga dan akarnya.

Daun papaya digunakan untuk berbagai penyembuhan atau peredaan berbagai penyakit. Bisa jadi sebagai alternatif pertolongan pertama pada penyakit tersebut. Daun papaya yang masih muda banyak mengeluarkan getah. Getahnya dijadikan sebagai pertolongan pertama pada penderita sakit gigi.

Bagaimana meredakan rasa sakit pada gigi dengan daun pepaya? Caranya gampang. Ambil setangkai daun pepaya, pilih daun yang masih muda. Daun pepaya muda banyak mengeluarkan getah pada ujung tangkai daunnya.

Getah yang keluar dari tangkai daun pepaya ini ditampung dengan kapas. Kemudian dioleskan pada bagian gigi yang sakit dengan menggunakan kapas tadi. Tunggu beberapa saat dan sakit gigi akan terasa menjadi reda. 

Share this :

0 Response to "Pepaya Sebagai Tanaman Tropis"

Poskan Komentar