7 Tips Belajar Lebih Efektif dan Efisien

7 Tips belajar lebih efektif dan efisien - Meraih prestasi belajar memuaskan memang tidak mudah. Namun bukan berarti sudah tertutup kemungkinan untuk mewujudkannya.


Banyak strategi dan cara dapat ditempuh untuk mewujudkan keinginan itu. Salah satunya adalah menerapkan cara belajar efektif dan efisien.  Kemudian dilengkapi dengan bagaimana strategi atau tips agar belajar menjadi lebih efektif dan efisien.

Oleh sebab itu, matrapendidikan.com akan menyajikannya untuk Anda bagaimana tips untuk meraih prestasi belajar yang memuaskan. Disajikan secara lengkap hanya spesial untuk Anda para siswa/mahasiswa. Yuk, diikuti!

Apa itu efektif dan efisien? Efektif dapat diartikan berhasil guna, ampuh atau manjur dalam mencapai suatu tujuan. Sedangkan efisien berarti tepat guna dalam mencapai tujuan.

tips,belajar,efektif dan efisien

Belajar efektif dan efisien berarti cara belajar yang berhasil guna dan tepat guna dalam mewujudkan tujuan belajar. Dengan menguasai cara belajar yang efektif dan efisien berarti Anda memiliki peluang besar  untuk mencapai prestasi belajar secara optimal.

Berikut 7 tips agar belajar menjadi lebih efektif dan efisien:

1.Disiplin diri

Kunci utama kesuksesan belajar seorang siswa terletak pada disiplin diri. Anda harus mampu mengelola diri sendiri agar disiplin dalam segala hal berkaitan dengan posisi Anda sebagai siswa.

Disiplin belajar berlaku di sekolah maupun di rumah. Itu artinya Anda harus mematuhi segala aturan dan peraturan yang ada di sekolah. Sebagai siswa Anda harus berpakaian rapi sesuai dengan aturan berpakaian di sekolah. Kalau Anda langgar aturan itu, Anda kemungkinannya mendapat sanksi dari guru. Itu akan menyita waktu Anda yang semestinya untuk belajar.

Anda diharuskan mengerjakan semua tugas belajar yang diberikan guru. Apakah tugas di sekolah ataupun tugas berupa pekerjaan rumah (PR). Selain itu, berkaitan dengan disiplin diri, tentunya yang lebih penting adalah disiplin dalam, mengikuti proses belajar sesuai jadwal.

Jangan Anda sampai telat datang ke sekolah atau telat masuk ke ruang kelas. Jangan bolos belajar atau permisi tiap sebentar meninggalkan kelas. Intinya adalah Anda tidak membuat perilaku menyimpang selama belajar. Itu disiplin di sekoalh.

Di rumah juga perlu disiplin dalam belajar. Kapan anda harus belajar, istirahat atau bermain. Begitu pula disiplin beribadah. Semua aktivitas di rumah hendaknya sudah teragenda dengan baik.

2.Konsentrasi penuh

Konsentrasi adalah pemusatan perhatian terhadap sesuatu. Dalam belajar usahakan untuk menghindari hal-hal yang mengganggu fokus perhatian. Misalnya, memikirkan hal yang tidak berhubungan dengan materi pelajaran.

Jika konsentrasi Anda mudah terganggu, berarti ada sesuatu yang kurang beres dengan kesehatan tubuh dan otak Anda. Ya, mungkin saja Anda kurang minum air putih sehingga Anda mengalami dehidrasi. Atau barangkali Anda terlalu lelah karena kurang istirahat.

Yang dapat Anda usahakan adalah minum air putih yang cukup. Mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi seimbang. Selain itu anda perlu banyak makan buah dan sayur yang mengandung vitamin dan mineral.

Sarapan pagi yang cukup menjadi alternatif untuk membuat pikiran mudah dipusatkan pada pelajaran. Anda mempunyai energi kimia tubuh yang cukup sehingga mengurangi kelesuan dan ngantuk dalam belajar.

Dengan menciptakan kondisi otak yang sehat dan bugar, Anda akan dapat memusatkan perhatian pada pelajaran yang sedang dipelajari.

3.Motivasi yang tinggi

Wah, yang ini penting banget. Motivasi adalah semangat dan kemauan. Agar berprestasi belajar, Anda harus memiliki motivasi yang tinggi terhadap belajar. Mengapa?

Motivasi ini akan selalu mendorong Anda untuk belajar. Jika ditemui kendala atau hambatan dalam belajar. Maka Anda akan terdorong berjuang mati-matian untuk mengatasi persoalan tersebut.

Oleh sebab itu pelihara motivasi dari dalam diri Anda untuk meraih prestasi belajar yang tinggi. Dengan motivasi yang tinggi akan mengantarkan Anda untuk belajar lebih efektif dan efisien.

4.Perlengkapan belajar

Perlengkapan belajar adalah semua benda atau materi yang dibutuhkan untuk keperluan belajar. Misalnya buku sumber belajar. Buku sumber tediri dari buku pokok, buku penunjang, dan buku catatan pelajaran.

Buku sumber belajar tidak hanya untuk dimiliki semata. Lebih dari itu dibaca kapan dan dimana saja. Semakin banyak membaca semakin banyak yang didapat. Dalam hal ini tentulah ilmu pengetahuan dan wawasan penting dalam suatu disiplin ilmu.

Buku sumber belajar yang tak kalah penting adalah buku catatan pelajaran. Berisi ringkasan materi pelajaran yang diberikan guru di sekolah. Buku catatan harus lengkap karena memang siswa tak pernah bolos belajar atau alpa.

Tidak hanya lengkap, buku catatan pelajaran perlu ditata dengan rapi. Di beri sampul bergambar yang menarik. Kalau ada tulisan hiasan sampul, itupun yang memacu semangat belajar.

Kenapa perlu merapikan buku catatan? Siapa yang bakal betah membuka dan membaca catatan yang amburadul? Tidak ada bukan? Setiap suka pada kerapian sehingga indah dipandang mata, termasuk buku catatan.

5.Berkelanjutan

Belajar bukan hanya karena ada ulangan. Atau belajar bukan hanya ketika ada tugas rumah atau pekerjaan rumah. Belajar itu harus berkelanjutan. Tidak perlu dalam rentang waktu lama, yang penting usahakan untuk selalu membuka buku pelajaran.

Prinsip belajar 3 x 1 lebih baik Anda terapkan ketimbang belajar pola 1 x 3. Belajar dalam rentang waktu satu jam sebanyak tiga kali lebih efektif dan efisien. Sebaliknya belajar hanya satu kali dalam tiga jam akan membuat Anda jenuh.   

Sering belajar lebih baik hasilnya. Jangan biarkan pelajaran yang sudah dicatat hanya tinggal dalam buku. Namun sering dibaca ulang meskipun sebentar supaya materi pelajaran yang sudah diberikan guru  tidak mudah dilupakan.

6.Belajar berkelompok

Belajar berkelompok sebenarnya sangat menguntungkan jika dilakukan dengan benar. Semakin banyak kepala semakin banyak yang didapat. Ini juga berlaku saat belajar kelompok di rumah.

Mungkin Anda mengalami masalah dalam mengerjakan suatu tugas atau PR. Namun teman lain boleh jadi sanggup mengerjakannya karena memang mereka memahaminya.

Disinilah berlakunya prinsip berbagi ilmu dan saling bertukar pikiran dalam belajar. Dalam diskusi kelompok akan tertanam prinsip kerja sama dalam memecahkan persoalan yang dihadapi.

Namun demikian, anggota kelompok tidak perlu terlalu banyak. Cukup tiga sampai empat orang. Kalau terlalu banyak dikhawatirkan, belajar kelompok akan berubah menjadi ajang ngobrol melantur kemana-mana.

Tentu ada baiknya, Anda sebagai tuan rumah meminta izin kepada orangtua untuk belajar kelompok di rumah orangtua Anda. Cara ini boleh jadi akan mendapat respon yang baik dari orangtua Anda.

Jika orangtua Anda berkenan, boleh jadi beliau akan bersedia menyediakan makanan dan minuman ringan. Ini akan menambah semangat dan gairah peserta diskusi kelompok.

7.Variasi suasana belajar

Anda jenuh belajar di tempat yang sama? Untuk mengganti suasana tukarlah tempat belajar sehingga menciptakan suasana baru untuk belajar di rumah. Suasana belajar yang menyenangkan akan membuat belajar menjadi efektif dan efisien. Materi pelajaran mudah dipahami dan diingat.

Sekali-sekali tak ada salahnya Anda belajar di ruang tamu, dapur, atau beranda rumah. Jika Anda siswa yang tak mudah buyar konsentrasinya, boleh jadi Anda putar musik ringan yang ada di mobile atau gadget lainnya.

Tujuh tips belajar efektif dan efisien seperti uraian di atas bersifat fleksibel. Artinya dalam kondisi tertentu dapat Anda modifikasi menjadi hal yang lebih menyenangkan. Tentunya sesuai dengan kebiasaan Anda sehari-hari.

Saya hanyalah seorang guru non-profesional sekaligus blogger yang selalu berusaha belajar dan...belajar serta mengajar di dunia maya maupun alam nyata.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »