Perpisahan Siswa Kelas IX di MTsN Pangian

Perpisahan siswa Kelas IX di MTsN Pangian – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pangian Kec. Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar mengadakan acara penyerahan kembali siswa  kelas IX Tahun Pelajaran 2015/2016 kepada orangtua/wali murid.

Acara yang lebih populer disebut perpisahan siswa kelas IX ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tanah Datar, Drs. Malikia, MA. Pada kesempatan itu juga nampak hadir mantan anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar (2009-2014), Asril,S.ag dan Yulkusumayanto, SSi selaku tokoh masyarakat peduli pendidikan Lintau Buo.

Keberadaan madrasah

Lembaga pendidikan madrasah akan menjadi pilihan utama bagi orangtua untuk menyekolahkan anaknya. Hal ini didasarkan pada perkembangan zaman sampai hari ini dimana menuntut lembaga pendidikan berorientasi pada nilai-nilai spiritual di samping nilai intelektual.

tamu,kakan kemenag,perpisahan

Foto: (dari kiri ke kanan): Drs. Malikia, MA (Kakan Kemenag Tanah Datar, H.Afandi Yakin (Ketua Komite), Asril,S.Ag dan Yulkusumayanto, SSi (Pemuka Masyarakat Lintau Buo) dan Dra. Syafniati (Kepala MTsN Pangian)

Sekolah atau madrasah tidak hanya mengisi pundi-pundi otak siswa dengan ilmu pengetahuan umum semata. Lebih dari itu membekali hati dan nurasi siswa dengan siraman kerohanian. Nilai-nilai spiritual yang berdampak pada sikap dan tingkah laku yang baik.

Selain itu, lembaga pendidikan keagamaan diharapkan membekali siswa dengan keterampilan umum dan keterampilan khusus. Kedua keterampilan ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Alumni madrasah diharapkan tampil ke depan mana kala ada acara keagamaan dan budaya keislaman. Tampil berceramah di depan umum. Mampu menyelenggarakan jenazah, menjadi pemimpin doa dan kegiatan masjid lainnya.

Indikator mutu madrasah

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tanah Datar, Drs. Malikia, MA berkenan memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara tersebut. Dalam pengarahannnya, Kakan Kemenag mengemukakan kembali bahwa indikator madrasah tergantung pada output (lulusan) yang ditandai dengan perolehan nilai evaluasi murni (NEM) pada Ujian Nasional (UN)
.
H.Afandi Yakin selaku Ketua Komite dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar alumni MTsN Pangian lebih berkiprah pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Menunjukkan cirri khasnya sebagai alumni MTsN pangian.

Sementara itu, Edy Samsul mewakili orangtua siswa dalam penerimaan kembali siswa kelas IX MTsN mengucapkan terima kasih kepada pihak madrasah atas usaha dalam mendidik anak selama 3 tahun. Usaha yang tidak mengenal lelah itu telah mengantarkan siswa meraih prestasi akademik dan kegiatan ekstrakurikuler.

Kemajuan MTsN Pangian

Sebelumnya, Kepala MTsN Pangian, Dra. Syafniati secara resmi menyerahkan siswa kelas IX  MTsN kepada orangtua/wali murid. Dalam sambutannya, kepala MTsN memaparkan perkembangan madrasah semenjak 2013 lalu. 

Perkembangan itu antara lain, jumlah murid dari 200-an menjadi 400-an pada tahun pelajaran 2015/2016 ini. Selama 3 tahun memimpin madrasah terjadi peningkatan jumlah siswa dua kali lipat. 

Pencapaian ini hasil kerja keras segenap komponen madrasah (kepala madrasah, majelis guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, dan orangtua/wali murid).

Di segi lain, MTsN sudah berubah ‘wajah’ melalui pembenahan unit gedung belajar, sarana dan prasarana yang menunjang kelancaran pembelajaran. Begitu pula intensitas pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sehingga membuat MTsN Pangian dapat berkiprah dari tingkat kecamatan sampai ke tingkat nasional.

Share this :

0 Response to "Perpisahan Siswa Kelas IX di MTsN Pangian"

Poskan Komentar