Menelisik Makna Filosofi 'Kuda Beban'

Menelisik Makna filosofi kuda beban – Masyarakat Minang Kabau sejak dulunya terkenal dengan beraneka ragam falsafah pendidikan, sosial, budaya, ekonomi dan aspek kehidupan lainnya.

Simbol-simbol yang digunakan dalam kehidupan masyarakat banyak mengambil personifikasi alam sekitarnya. Ini pertanda alam sekitar menjadi sumber belajar penting dalam menempuh kehidupan bermasyarakat.

Filosofi ‘alam takambang jadikan guru’ sudah sangat populer di kalangan masyarakat. Filosofi tersebut mengisyaratkan bahwa orang bisa belajar dari alam sekitarnya. Fenomena alam yang terjadi dan disaksikan menjadi bahan belajar secara gratis dan emperisme.

Alam sekitar sebagai simbol pendidikan berupa hewan, tumbuhan, benda mati, dan manusia itu sendiri. Kuda, salah satu hewan yang menjadi telisik pembahasan ini, sering menjadi perumpamaan dalam kehidupan.

kudo baban,kuda beban, makna filosofi

Kuda (kudo, bahasa minang) sebagai salah satu hewan mamalia menjadi falsafah unik sebagaimana yang tertuang dalam perumpamaan ‘nasib bak cando kuda baban’. Kuda merupakan simbol kekuatan.

Hewan menyusui yang berkuku tunggal dan memiliki tenaga cukup kuat. Tenaganya dibutuhkan oleh manusia untuk mengangkut barang berat mendaki maupun menuruni medan cukup rumit dilalui manusia.

Kuda beban sudah berusaha mati-matian bekerja untuk tuannya. Mendaki dan menuruni medan sambil membawa sejumlah beban berat di kiri dan kanan punggungnya.

Semua itu demi pengabdian kepada pemiliknya. Pengabdian kuda beban bertahun-tahun telah mendatangkan kesejahteraan kepada pemiliknya. Apa balasan dari sang pemiliknya? Sang pemilik hanyalah memberi imbalan sekarung rumput dan sepotong sagu tiap pagi dan petang hari.

Filosofi di atas mengisyaratkan bahwa usaha dan kerja keras yang dilakukan lebih banyak menguntungkan pihak lain. Bersusah payah dalam berusaha, membanting tulang siang dan malam untuk mencari penghidupan.

Namun semua itu hanyalah untuk memperkaya orang lain. Imbalan yang terima hanyalah sekadar upah, keuntungan besar di raih oleh orang yang cerdas dan berkemampuan tinggi.

Share this :

0 Response to "Menelisik Makna Filosofi 'Kuda Beban'"

Poskan Komentar