Mengenal Sosok Seorang Guru 'GoBlog'

Mengenal sosok seorang guru goblog - Di kalangan blogger pendidikan, nama Edy Sumani yang lebih akrab dipanggil  Uda Awak sudah tidak aneh lagi. Beliau adalah seorang blogger sekaligus guru yang termasuk kategori sangat unik menurut penulis.

Kenapa? Karena beliau selain mengajar juga gemar dan aktif ngeblog di tengah banyaknya pendidik/guru  yang masih belum mengenal apa itu blog. Tidak mengherankan kalau ayah 5 anak ini begitu proaktif dalam memasyarakatkan gemar menulis dan ngeblog

Hal ini dapat anda simak berbagai tulisannya tentang pendidikan anak di lingkungan keluarga dan sekolah di blog yang berjudul Matra Pendidikan ini.

Guru mata pelajaran Fisika di SMP Negeri 4 Lintau Buo ini juga senang dengan dunia penyiaran, musik dan dunia media massa cetak. Sebelum terjun ke dunia blogging, ternyata sudah cukup banyak tulisannya yang dimuat di berbagai media cetak daerah. Itu juga dapat ditemukan pada situs yang sedang anda kunjungi ini.

melongok,profil guru,guru goblog

#Motivasi menulis dan ngeblog

Di samping aktif dalam kegiatan ngeblog, Edy Sumani juga sering menyebarkan ‘virus –virus’ ngeblog-nya kepada para guru dan murid-muridnya. Menariknya, salah satu terobosan yang pernah ia lakukan adalah selalu memotivasi  guru dan siswa di sekolah tempat ia bertugas untuk menulis dan ngeblog.

Untuk mendukung gerakan menulis dan ngeblog, ia mengambil 'kebijakan' dimana guru dan siswa yang telah membuat artikel dalam bentuk apapun, akan dibimbing dan diberi 'tandamata' sebagai ‘pupuk’ untuk memompa semangat menulis di kalangan guru dan para pelajar.

Salah satu hal yang menginspirasi dan menguatkan saya untuk menulis artikel dengan judul mengenal sosok seorang guru goBlog ini adalah kampanye internet dan ngeblog sehat yang dapat dimulai dari diri dan lingkungan kita sendiri. Hal itu sangat memotivasi kita semua.


guru,mengajar,pendidik

Di tengah kesibukannya mengajar, ia menulis di blog secara rutin, teratur dan terus menerus. Pastinya ia memiliki kiat khusus untuk melakukan hal tersebut. Sebagian besar blogger yang ada, termasuk guru dan siswa,  kebanyakan cukup  bersemangat di awal namun kemudian 'memble' di tengah jalan.

Sepertinya, tidak demikian halnya dengan guru Fisika yang sengaja menunda mengikuti program sertifikasi guru ini. Ia bukanlah orang yang mudah patah semangat namun sebaliknya, setiap tantangan dalam bertugas atau ngeblog adalah potensi bagus untuk maju dan berkembang. 

Baginya, menulis melalui blog (ngeblog) untuk saat ini telah menjadi aktivitas rutin yang menyenangkan, termasuk memberi pelatihan-pelatihan tentang menulis di sela-sela menjalani rutinitas mengajar di sekolah.

#Biografi singkat

Edy Sumani yang lahir di Nagari Sumani memulai pendidikan di SD Negeri Nomor 2 Sumani (1976), kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Singkarak (1982). Melanjutkan ke SMA Negeri Singkarak (1985). Kemudian melanjutkan ke IKIP Padang program Diploma 3 jurusan pendidikan Fisika dan tamat tahun 1992.

guru,blogger,ngeblog

Dengan bermodal ijazah diploma itu beliau terjun ke dunia mengajar di berbagai sekolah swasta di kota Bukittinggi sebagai guru honorer (1992). Berkat keyakinan dan ke ikhalasan hati beliau, untung dan mujur berpihak kepada putra kelahiran nagari Sumani kabupaten Solok ini. Beliau diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai guru mata pelajaran Fisika di Kinali, Kabupaten Pasaman (1994). Kemudian Edy Sumani ‘muda’ pindah tugas ke SMP Negeri 4 Lintau Buo (1999)  sampai dengan sekarang.

Edi Sumani sangat mencintai makanan khas yang menjadi kearifan lokal daerah. Salah satunya yang dikenal dengan kuliner 'pangek ikan bilih' danau Singkarak, danau yang berada di antara dua kabupaten yaitu kabupaten Tanah Datar dan kabupaten Solok. Begitu pula penganan dari bahan ubi kayu dan ketela rambat. Suka dengan masakan pedas sebagai ciri khas orang minangkabau.

#Petikan hasil wawancara

Nah, berikut ini akan ditampilkan petikan hasil wawancara tim redaksi Matra Pendidikan dengan Edy Sumani. 

Kapan pertama kali bapak ngeblog? Dan siapa yang pertama kali mengenalkan bapak pada kegiatan ngeblog?

Pertama kali mengenal dunia blog sekitar tahun 2010 setelah diperkenalkan oleh seorang guru TIK di sekolah (Rahmat Hidayatullah, Amd.Kom-
red).  Dengan modal ilmu dari beliau, saya segera belajar lebih lanjut dari berbagai blogger Indonesia. Sekitar awal 2013 saya mencoba membuat blog pendidikan ini dengan nama uda-goblog.blogspot.com (cikal bakal matrapendidikan.com-red).

Apa yang memotivasi bapak untuk ngeblog?

Ngeblog itu sesungguhnya proses berbagi kepada orang lain melalui media internet semisal blog/weblog. Dengan ngeblog kita bisa saling berbagi sesuatu dengan orang lain dengan mudah. Filosofi blogger Indonesia saling berbagi inilah yang paling memotivasi saya untuk ngeblog.

Bagaimana mengatur waktu untuk ngeblog, mengingat bapak seorang Pendidik yang sangat sibuk?

Ngeblog itu bisa dalam waktu 24 jam sedangkan mengajar hanya sekian jam. Itu beda ngeblog dengan mengajar dari dalam matra waktu. Jadi, tidak terlalu sulit soal membagi waktu. Ketika waktu mengajar, ya mengajar. Begitu pula waktu ngeblog, ya ngeblog…hehehe. Saya ngeblog selalu ditemani kopi,
brooo…(begitu canda beliau pada penulis).

Setelah lama melakukan aktivitas ngeblog, manfaat apa yang diperoleh selama ini?

Banyak sekali manfatnya. Saya bertemu banyak teman di dunia maya, tidak hanya teman dalam negeri tetapi juga teman blogger di luar negeri. Dengan ngeblog kita bisa berkreasi semau dan 'sekehendak hati'. 

Selain itu saya sudah memetik manfaat secara finansial meskipun belum seberapa, memperoleh 'recehan' dari aktivitas ngeblog. Ha, sekadar pengganti biaya paket data, tandamata untuk penulis dan biaya akomodasi kegiatan blogging.

Selain ngeblog, bapak juga aktif mendorong para guru dan siswa untuk ngeblog. Apa tujuan bapak melakukan hal tersebut?

Supaya rekan guru maupun siswa termotivasi untuk ngeblog, jadi guru goBlog atau siswa goBlog, gitu...deh. Paling tidak termotivasi untuk menulis dan gemar membaca. Selain itu supaya aktivitas di sekolah kita dapat ‘dikabarkan’ di blog dan diketahui oleh guru dan siswa di sekolah lain. Media blog bisa menjadi ‘buku’ kenangan buat murid yang bisa dinikmati puluhan tahun setelah mereka lulus.

Apa kiat-kiatnya agar tetap konsisten ngeblog?

Ketika ingin menulis, ya segera menulis. Menulis tanpa tekanan,  tulis saja tentang apa yang mau  ditulis, tak perlu berfikir apa kata orang tentang tulisan kita, bagus atau jelek, serahkan pada pembaca.  Nah, ini…setiap menulis dan ngeblog perlu ditemani secangkir kopi….hehehe.

Menurut bapak, siapa lagi guru di Indonesia yang aktif ngeblog seperti bapak?

Banyak, di antaranya Safri Salmi, Namin AB, Ayu Husnimar, Mugiyarti, Umairoh, Sultan Alfarizy, Difo Faizi Pratama, Denis pahlevi, Syaukani dan masih banyak lagi yang lainnya.

Apakah bapak tidak ada keinginan untuk mendirikan organisasi blogger guru untuk lebih memotivasi para guru Indonesia untuk ngeblog (menulis)?

Keinginginan itu ada, tetapi yang penting dari itu adalah bagaimana menimbulkan motivasi rekan guru untuk menulis kemudian ngeblog. Saya yakin, guru profesional pasti pintar menulis dan itu menjadi modal penting menjadi guru yang goBlog.

Demikianlah profil seorang guru GoBlog dan petikan wawancara dengan Edy Sumani. (*Penulis : Hadi Rahim)

Saya hanyalah seorang guru non-profesional sekaligus blogger yang selalu berusaha belajar dan...belajar serta mengajar di dunia maya maupun alam nyata.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
18 Oktober 2016 19.15 delete

Putra saya sering mengeluh ttg perlakuan guru2nya yg terlalu "Hitam-Putih".
Sedikit saja anak saya berbuat kesalahan, langsung mendapat teguran yg keras.

Lalu anak saya bercerita ttg seorang guru yg selalu berusaha mengenal dan memahami karakter anak didiknya yg masing2 berbeda.
Guru yg tdk serta merta memberi hukuman atas kesalahan yg diperbuat anak didiknya.
Guru yg berusaha menuntun anak didiknya dgn sabar dari perbuatan2 yg dianggap "menyimpang".

Anak saya mengenalkan saya dgn sebuah blog.....yaitu Uda GoBlog.
Saya mulai tertarik mengikuti blog nya dan membaca tulisan2nya.
Dan saya mulai mengaguminya.
Inilah seorang "paedagogis" yg baik.
Bahwa mendidik bukan lagi dgn "tangan besi" seperti dulu jaman saya masih di sekolah.

Terima kasih Uda Edy Sumany telah memberi kesan yg baik utk putra saya.
Dia salah satu pengagum Anda.

Reply
avatar
18 Oktober 2016 20.46 delete

Terima kasih atas apresiasinya, mas Doddy...Mudah-mudahan apa yang mas Doddy ungkapkan di atas akan tetap selama saya menjadi seorang pendidik, meskipun sampai saat ini masih belum bersedia jadi guru berjuluk guru profesional, mas...

Reply
avatar