Mengenal Sejarah Perkembangan E-mail

Mengenal sejarah perkembangan e-mail - E-MAIL dalam ilmu komputer ialah singkatan dari electronik mail atau dalam bahasa Indonesia berarti surat elektronik. E-MAIL adalah metode pengiriman pesan atau pengiriman data dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan antar komputer seperti internet atau intranet. 

E-MAIL dapat memungkinkan pengguna komputer untuk mengirim pesan dan data maupun informasi secara cepat melalui jaringan komputer lokal atau dunia. Sejak tahun 1990-an, e-mail telah digunakan secara luas dan menjadi salah satu sarana atau media penting dalam komunikasi bisnis atau perseorangan. Simak juga: Mengenal Istilah Internet dan Intranet

E-mail dibuat dan dikirim dengan menggunakan program komputer pengirim e-mail (MUAs = Mail-User Agents) seperti Microsoft outlook. Cara lain ialah pengguna e-mail masuk ke jaringan internet dan menggunakan program e-mail yang disediakan oleh pihak lain seperti Hotmail (www.hotmail.com) dan Yahoo (www.yahoo.com).
  
sejarah,perkembangan,email

Sejarah E-mail

Sejak tahun 1960-an, sebuah program penelitian yang bernama ARPANET (Advanced Research Project Agency) yang dibentuk pemerintah Amerika Serikat. ARPANET kemudian mengembanggkan sistem yang di kemudian hari berkembang menjadi internet. Pada 1971, peneliti dari ARPANET, Ray Tomlinson, mengirim e-mail pertama di dunia. 

Pesannya singkat yakni "testing 1-2-3." pesan ini lalu dikirim dan diterima komputer Ray Tomlinson setelah melalui sejumlah komputer lain, Ray tomlinson kemudian mengirim pesan ke temannya yang menggunakan sistem ARPANET untuk memberitahukan mengenai kehadiran surat electronik dan memberikan instruksi pengiriman, yaitu menggunakan standar alamat yang hingga kini masih digunakan ( pengguna@komputer tujuan).

E-mail awal tersebut kemudian diperbaiki dan pada 1972 sejumlah fasilitas dikembangkan. Banyak dari fasilitas itu hingga kini masih digunakan, seperti menyimpan e-mail yang diterima, membuang e-mail yang tidak dibutuhkan lagi, mengirim dan menerima e-mail melalui program yang sama, serta mengirim e-mail yang diterima dari seseorang dan meneruskannya ke orang lain (forward message).
 

Alamat email

Alamat suatu e-mail terdiri dari pengirim dan penerima pesan. Alamat e-mail, baik dari pengirim dan penerima, harus disesuaikan. Jika pengiriman pesan dilakukan antar komputer di jaringan lokal atau intranet, pengrim dapat menggunakan nama mereka saja. Akan tetapi jika dikirim melalui jaringan komputer dunia atau internet, ada aturan tertentu. Simak kembali : Cara Membuat Akun Google untuk Siswa

Aturan yang umum ialah bagian pertama berisi nama pengguna, kemudian disusul simbol @ (at), lalu alamat pengguna di internet. Alamat e-mail yang umum, misalnya, Difo@yahoo.co.id. pada contoh ini, "Difo" adalah nama pengguna, "yahoo" adalah nama perusahaan pengguna e-mail, dan "co.id" berasal dari "co" yang berarti company atau perusahaan dan "id" berarti Indonesia.


Demikian seputar sejarah email dan alamat email, mudah-mudahan bermanfaat, terima kasih. (*Penulis : Denis Pahlevi)

Share this :

0 Response to "Mengenal Sejarah Perkembangan E-mail"

Poskan Komentar