Sungai Menjadi Pilihan Tempat MCK Ketika Musim Kekeringan

Sungai menjadi tempat mck ketika musim kekeringan – Ketika musim kekeringan melanda, sungai atau kali kecil menjadi pilihan untuk urusan mandi, cuci dan kakus (MCK). Tak terkecuali pada musim kekeringan tahun ini.

Sebagian warga Patameh dan sekitarnya terpaksa MCK ke sungai Batang Selo di Jorong Patameh Nagari Pangian Lintau Buo. Di sungai, warga membuat bangku tempat mencuci dari papan panjang. Dalam satu papan dapat diisi oleh dua sampai tiga orang warga yang ingin mencuci pakaian.

sungai,batang selo,tempat mencuci
Foto : Sungai tempat mencuci warga masyarakat Patameh dan sekitarnya (Rahid Sikumbang)

Bagaimana sumber air minum karena sumur galian mengering? Sebagian warga masyarakat terpaksa membeli air sampai Rp. 70 ribu per 2 m3 air. Namun warga yang tidak sanggup membeli air dapat mengambil air secara cuma-cuma pada tempat warga yang memiliki jetpam.

Musim kering tahun ini termasuk paling parah karena berlangsung dalam rentang waktu lama. Mulai dari bulan Juli tahun 2016 lalu sampai artikel ini ditulis. Warga masih mengalami kesulitan air bersih untuk kebutuhn MCK.

Selain karena curah hujan cukup rendah, kekeringan di beberapa nagari di kecamatan Lintau Buo disebabkan oleh tersumbatnya saluran irigasi di Ngalau Pangian akibat terjadinya longsor beberapa tahun lalu.

Sebenarnya, musim kekeringan tahun ini tidak hanya dialami oleh masyarakat Pangian saja. Nagari lain tetangga Pangian seperti Buo, Tigo Jangko dan Taluk juga mengalami nasib serupa.

Dampak musim kering tidak hanya pada areal pertanian dan sulitnya pasokan air untuk keperluan MCK. Bagi anak sekolah, kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan siswa sampai di sekolah. 

Namun sebagian siswa memang sengaja bangun lebih cepat untuk pergi mandi ke sungai sehingga mereka tidak terlambat sampai di sekolah. (Tim Matrapendidikan.com)

0 Response to "Sungai Menjadi Pilihan Tempat MCK Ketika Musim Kekeringan"

Posting Komentar