SNMPTN dan Akreditasi Sekolah Menegah Atas

SNMPTN dan Akreditasi Sekolah Menegah Atas

SNMPTN dan akreditasi sekolah menengah atas – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2017 ini hasilnya akan diumumkan 26 April. Siswa yang beruntung ikut jalur SNMPTN akan berharap cemas menunggu tanggal pengumuman tersebut.

Sedangkan siswa yang tidak masuk jalur tersebut akan memusatkan perhatiannya mengikuti ujian tulis melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi negeri (SBMPTN).

snmptn,ptn,akredirtasi sekolah
Ilustrasi : matrapendidikan.com

Merujuk pada Peraturan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Nomor 126 tahun 2016 Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, ada 3 jalur yang dapat ditempuh tamatan sekolah menegah atas untuk mendaftar: a) Jalur SNMPTN, b) Jalur SBMPTN dan c) Seleksi Mandiri.

Jalur SNMPTN adalah seleksi mahasiswa baru berdasarkan hasil penelusuran calon mahasiswa di jenjang sekolah menegah atas. Bagi yang tidak berhasil dalam jalur SNMPTN atau yang tidak benruntung ikut mendaftar pada jalur ini dapat mengikuti ujian tulis pada jalur SBMPTN.

Namun senadainya masih belum berhasil boleh mengikuti seleksi mandiri dimana seleksinya ditetapkan oleh masing-masing PTN penerima calon mahasiswa baru.

Akredatasi sekolah dan SNMPTN

Seperti diketahui tidak semua siswa jenjang terakhir sekolah yang dapat mendaftar ikut jalur SNMPTN. Tentu saja dapat dimaklumi bahwa jalur ini khusus seleksi untuk calon mahasiswa yang berprestasi akademik di sekolah menengah atas.

Keikutsertaan calon mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN dipersyaratkan berdasar akreditasi sekolah asal calon mahasiswa baru. Sekolah menengah atas dengan akreditasi A mendapat jatah mendaftar 50 % terbaik dari sekolah tersebut.

Sekolah dengan akreditasi B dapat mendaftarkan siswanya melalui jalur SNMPTN 30 % dari siswa terbaik di sekolah itu.  Sementara itu sekolah dengan akreditasi C hanya mendapat jatah 10 % siswa terbaik di sekolah itu.
Nah, berdasarkan Peraturan Menristek Dikti tersebut, siswa maupun orangtua siswa perlu memperhitungkan ke sekolah menegah atas mana akan melanjutkan pendidikan. Rilnya, siswa dan orangtua siswa akan memilih sekolah berdasarkan akreditasinya jika sasaran utamanya SNMPTN.
Demikianlah pembahasan tentang korelasi akreditasi sekolah dengan jalur masuk perguruan tinggi negeri. Semoga menjadi bahan inspirasi bagi pengunjung semua.

Posting Komentar