Kue Sapik, Kue Khas Minang Saat Lebaran

Kue sapik, kue khas minang saat lebaran - Hay guys. Kali ini Fauzia datang lagi tapi ngomongin soal kue, ya guys... Khususnya kue buat lebaran nih. Nah, udah sampai mana persiapan buat lebarannya?

Udah bikin kue belum? Biasanya kalau mau lebaran, orang-orang pada sibuk nyiapin kue loh, khususnya ibu-ibu. Tapi, kebanyakan akhir-akhir ini orang-orang pada malas ya bikin kue. Semuanya serba instan. Tinggal pesan, langsung tiba deh di rumah.

cara,membuat,kue sapik,lebaran
Foto : Kue sapik (matrapendidikan.com)

Tapi guys, kue yang dibeli itu belum tentu rasanya seenak buatan tangan kita sendiri. Kue yang kita beli harganya juga lebih mahal, dan dapatnya juga sedikit. Beda sama kue bikinan sendiri, kalau ada saudara atau keluarga yang mudik, mereka juga bisa loh bawa kuenya kembali ke rantau mereka. Benar bukan?
Asyik kan guys. Nah, gimana? Mau bikin sendiri? Ok, kalau gitu aku kasih salah satu resep kue lebaran ya. Yaitu kue sapik atau biasa disebut kue semprong.

Nah, semuanya pada tau nggak, apa itu kue sapik? Kue sapik merupakan salah satu kue khas Minang, loh. Kue ini disebut kue sapik karena cara pembuatannya dengan cara disapik (bahasa Minang) atau lebih kita kenal dengan dijepit.

Kue ini memiliki cetakan khusus, loh. Pembuatannya memang sedikit susah dan membutuhkan waktu yang agak lama. Selain itu, pembuatannya harus di lakukan dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian.

Kita juga disarankan untuk tidak terburu-terburu agar hasilnya lebih sempurna dan citarasanya lebih memuaskan. Namun demikian, bahan- bahan yang digunakan sangat simpel dan mudah di dapat disekitar kita. Nah, penasaran kan dengan resep dan cara membuatnya? Untuk itu, mari kita simak yuk!

#Bahan-bahan membuat kue sapik

- 1 bungkus tepung beras
- 1/4 kg santan kental
- 1/4 kg gula pasir
- 1 butir telur yang sudah dikocok
- Garam dan vanila secukupnya

#Cara membuat kue sapik

1. Masukkan tepung beras ke dalam sebuah wadah.
2. Kemudian masukkan juga gula, telur, garam dan vanila.
3. Setelah itu, masukkan santan kental dan aduk hingga rata.
4. Langkah selanjutnya yaitu membakar adonan dengan menggunakan cetakan, apinya tidak boleh terlalu besar dan tidak boleh juga terlalu kecil. Sedang- sedang saja.
5. Setelah matang, kue sapik pun siap untuk dihidangkan.
Baca juga : Cara Membuat Tumbang Ubi Gula Putih yang Lembut dan Manis
Nah, gimana guys? Jadi pengen kan. Ayo, buruan bikin! Bentar lagi lebaran loh. Ok, mungkin sekian dulu informasi dari Fauzia ya? Semoga bermanfaat bagi teman-teman semua, khususnya kawula muda pengunjung web matra pendidikan. Terima kasih, salam kreatif. (Penulis : Fauzia )

0 Response to "Kue Sapik, Kue Khas Minang Saat Lebaran"

Posting Komentar