Selamat Datang Peserta Didik Baru

Selamat Datang Peserta Didik Baru

Selamat datang peserta didik baru – Di sekolah-sekolah yang telah selesai melaksanakan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB). Tentunya akan memulai proses belajar mengajar di hari pertama sekolah (HPS).


hps,siswa baru,hps
Foto : Peserta didik baru SMP (matrapendidikan.com)

Sepertinya, HPS dimulai pada minggu yang berbeda. Untuk jenjang SMA/K, di Sumatera Barat sudah dimulai minggu I, jenjang SMP/MTs minggu II dan secara nasional minggu III. Namun bukan perbedaan HPS yang menjadi tujuan pembahasan dalam artikel ini.

Biasanya, di sekolah sudah terpasang spanduk bertuliskan ucapan selamat datang kepada siswa baru tahun pelajaran 2017/2018.

Spanduk sambutan untuk peserta didik baru memiliki arti dan makna penting dalam memulai proses pendidikan di sekolah bersangkutan.

Bagi pihak sekolah, ucapan pada spanduk yang terpajang menyiratkan makna harapan dan optimisme terhadap peserta didik baru. Kuota rombongan belajar (rombel) sudah terpenuhi. Guru sedikit merasa lega karena tidak harus mencari jam tambahan mengajar di sekolah lain.

Bagi sekolah yang kekurangan siswa baru, kenyataan ini harus diterima dengan lapang dada oleh guru yang kekurangan beban wajib mengajar. Apa pun kondisinya, pihak guru harus bersiap untuk mendidik siswa baru melalui proses pembelajaran.

Harapan dan optimisme juga dimiliki oleh peserta didik baru maupun orangtuanya. Rasa gembira melanjutkan pendidikan, diterima di suatu sekolah yang dipilih, tentu menjadi sesuatu yang sangat berarti dalam perjalanan hidup seorang siswa baru.


Permulaan yang baik adalah modal yang berharga untuk menjalani proses berikutnya. Prinsip ini juga berlaku dalam proses pendidikan di sekolah. Permulaan yang baik akan dimulai pada HPS.

HPS diisi dengan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) bagi peserta didik baru. Pemerintah, dalam hal ini Mendikbud RI telah mengeluarkan rujukan dalam PLS sebagai pengganti kegiatan MOS sejak setahun lalu. Rujukan itu diketahui sebagai Permendikbud Nomor 18 tahun 2016.

Tidak ada istilah perpeloncoan ataupun bentuk lainnya yang menjadi momok bagi siswa baru selama ini. Kegiatan PLS bersifat aktif dan kreatif.

Siswa baru merasa gembira memulai proses belajar di tahun pelajaran 2017/2018 ini. Mereka akan dapat mengenali seluk-beluk lingkungan sekolah dengan baik. Tidak hanya lingkungan sosial, mengenal lingkungan fisik sekolah tak kalah pentingnya.

Lingkungan sosial yang perlu dikenali dengan baik adalah tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan (pegawai dan tata usaha). Sedangkan lingkungan fisik antara lain ruang kelas, kantor, ruang unit pelayanan (perpustakaan, keterampilan, komputer, laboratorium IPA, Bimbingan dan Konseling, dan lain sebagainya).

Pengenalan lingkungan sekolah yang cukup membutuhkan waktu adalah program dan cara belajar, disiplin sekolah, kegiatan intra, ko dan kegiatan ekstrakurikuler.

Pengenalan lingkungan sekolah yang baik akan menghantarkan peserta didik baru untuk belajar yang lebih baik sehingga mampu meraih prestasi belajar akademik maupun prestasi belajar non akademik.

Menutup pembahasan pada artikel ini, kami juga menyampaikan selamat datang peserta didik baru di sekolah masing-masing.

Posting Komentar