Anjela dan Anjeli : Si Kembar Anggota Passusbra

Anjela dan Anjeli : Si Kembar Anggota Passusbra

Anjela dan anjeli : sikembar angggota passusbra – Passusbra SMPN 2 Lintau Buo selalu siap tampil setiap upacara bendera hari Senin. Tidak hanya tampil sebagai pelaksana upacara rutin, minggu pertama setiap bulan. Namun siap juga menggantikan kelas yang tidak siap sebagai pelaksana upacara.

anjela,anjeli,kembar,passusbra
Foto : Si kembar Anjela dan Anjeli anggota Passusbra SMPN 2 Lintau Buo berfose kostum anak sekolah (matrapendidiakn.com)

Jika disigi dengan cermat, banyak yang menarik dari Passusbra SMPN 2 Lintau Buo.. Salah satunya adalah sosok kembar Anjeli Sandicha Putri dan Anjela Sandicha Putri sebagai anggota Passusbra yang dibina oleh R.Hidayatullah, A.Md.Kom

Sosok si kembar Anjela dan Anjeli akan menjadi sorotan kita pada kesempatan kali ini. Admin menemui si kembar dan berbincang ringan dengan keduanya usai upacara bendera yng dilaksanakn oleh anggota Passusbra, Senin (21/8) lalu.

Bagai pinang dibelah dua, begitu kata peribahasa yang menggambarkan wajah si kembar kelahiran Batusangkar, 29 April 2002 ini. Jika si kembar bertugas menjadi pelaksana upacara, alangkah sulitnya membedakan antara Anjela dan Anjeli, apalagi dari posisi agak jauh.

Guru-guru di sekolah sering salah dalam memanggil nama mereka. Tidak terkecuali Wali Kelas mereka. Anjela duduk di kelas IX.A sedangkan Anjeli di kelas IX.B. Wali kelas IX B punya cerita kecil tentang si kembar ini. Ceritanya terjadi ketika lomba tarik tambang di sekolah dalam rangka memperingati HUT RI ke- 52 lalu.

Wali kelas IX.B salah panggil dan salah tarik. Saat giliran IX.B untuk berlomba, sang wali kelas dengan cepat memanggil Anjeli untuk segera menuju lokasi agar tidak kena sanksi diskualifikasi.

anjeli,anjela,kembar,sosok
Foto : Anjeli dan Anjela si kembar dalam fose kostum lain (matrapendidikan.com)

“Ini bukan Anjeli, Pak!” ujar Wali Kelasnya kepada Kontributor matrapendidikan.com, menirukan protes Anjela waktu itu. Tentu saja wali kelasnya melongo. Kemudian memperhatikan bagian pipi kanannya yang ada tahi lalat kecil.

Memang, wali kelas IX.B menandai ciri Anjeli tidak memiliki tahi lalat kecil di pipi kanannya. Kemudian Anjeli berpostur agak kecil dibanding Anjela.

“Yang lebih dulu lahir adalah Anjela (siswa IX.A) sehingga dipanggil kakak. Sedangkan Anjeli (kelas IX.B) lahir beberapa saat kemudian sehingga dipanggil Adek” aku si kembar yang lahir dari pasangan Ayah Ramli Idris dan Ibu Aisyah ini.

Admin matrapendidikan.com sendiri sempat kebingungan ketika memproses foto sosok si kembar untuk dimuat di blog ini. Padahal waktu berbincang-bincang sudah ditandai mana Anjela dan mana yang Anjeli. Pasalnya di foto, tahi lalat kecil di pipi kanan Anjela tidak kelihatan. 

Demikian sekilas sosok kita pada minggu ini. Sampai jumpa pada sosok berikutnya.

Posting Komentar