Guru Muda dan Ikan Hampala

Guru Muda dan Ikan Hampala

Guru dan ikan hampala – Lho? Apa hubungannya guru muda dengan ikan hampala? Jika anda teruskan membaca artikel pendidikan ini, tentulah anda akan memahami keterkaitan antara guru muda dengan salah satu jenis ikan air tawar ini.

guru muda,ikan hampala
Foto : Guru muda bersama ikan hampala tangkapannya (matrapendidikan.com)

Adalah Harry Delfingra, S.Pd, nama guru muda yang dimaksud dalam pembahasan ini. Seorang guru yang masih berstatus lajang. Sehari-hari bertugas di SMPN 2 Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar. Mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Guru muda produktif

Saya sering memanggilnya dengan sebutan “Rang Tuo” (orang tua). Alasannya, guru muda ini banyak memiliki keterampilan dan hobi. Menurut saya cukup kaya akan pengalaman (hidup) meskipun masih berusia masih muda. Di Minangkabau, filosofi orangtua ada dua, tua dalam hal usia dan tua dalam pengalaman hidup.

Hobi guru muda ini memang banyak. Umumnya hobi itu cukup produktif karena bernilai ekonomi. Hobi utama adalah memanah dan memancing ikan di sungai air tawar. Pulang sekolah, jika mendapat informasi air dimana sungai dalam kondisi jernih, Harry langsung mempersiapkan perangkat menangkap ikan berupa panah dan pancing.

Selain memanah dan memancing ikan, sarjana keolahragaan jebolan UNP ini juga hobi beternak ayam. Bahkan membuat usaha perkedel jagung sedang dilakoninya. Tentu masih banyak hobi lain yang cenderung mendatangkan uang sebagai usaha untuk menambah gaji sebagai pegawai negeri sipil (PNS) guru.

Ikan Hampala

Beberapa waktu lalu saya mendapat info setelah Hary Delfingra, S.Pd pulang memanah ikan. Ia menginfokan tentang hasil panahan berupa ikan hampala. Kemudian memotretnya dan mengirim ke admin matrapendidikan.com via facebook messenger.

Ikan hampala merupakan salah satu jenis ikan yang banyak terdapat di sungai Batang Sinamar, tidak jauh dari lokasi tempat tinggal guru muda ini. Ikan ini berkembang biak secara alami. Termasuk hewan karnivora dengan memangsa ikan-ikan kecil dan udang.

Gerakan ikan hampala cukup gesit apalagi saat terkena pancingan. Tarik ulur ikan hampala akan membuat para pemancing menjadi ketagihan untuk memancing. Hampala di sungai Batang Sinamar ini dapat mencapai berat sampai 5 – 10 kg.

Demikianlah pembahasan tentang guru muda dan ikan hampala untuk dipersembahkan buat pengunjung blog matra pendidikan. Semoga menjadi bahan inspirasi.

Posting Komentar