Bang Yul : Tunjukkanlah Sikap Sebagai Siswa yang Baik

Bang Yul : Tunjukkanlah Sikap Sebagai Siswa yang Baik

Bang yul: tunjukkanlah sikap sebagai siswa yang baik – Sekolah tidak hanya membekali siswa dengan ilmu pengetahuan semata. Lebih penting lagi  merubah sikap dan tingkah laku siswa ke arah yang lebih baik. Baik sikap terhadap lingkungan belajar maupun proses belajar.

yulianis,sikap siswa, siswa baik
Foto : Drs. Yulianis saat menjadi inspektur upacara bendera di sekolah (matrapendidikan.com)

Demikain rangkuman amanat pembina upacara, Drs. Yulianis di hadapan peserta upacara Senin, (13/11). Dalam kesempatan itu, Bang Yul begitu disapa akrab oleh rekan sejawat di sekolah tersebut menghimbau peserta upacara khususnya peserta didik untuk meningkatkan kualitas sikapnya sehari-hari selama berada di lingkungan sekolah.

Sikap sebagai siswa yang baik dan perlu ditingkatkan antara lain sikap terhadap lingkungan sekolah. Dalam hal ini bagaimana siswa bersikap peduli terhadap kebersihan, keamanan dan keindahan lingkungan sekolah.

Tidak membuang sampah sembarangan adalah kewajiban siswa yang utama. Jika siswa melihat kelas atau lingkungan tidak bersih, sampah berserakan, siswa yang baik juga akan menunjukkan sikap yang baik dengan memungut sampah tersebut dengan penuh kesadaran dan membuangnya pada tempat yang sudah disediakan.

Sikap yang baik selanjutnya adalah sikap ketika diadakan gotong royong masal dimana guru/wali kelas menyuruh siswa membawa peralatan gotong royong. Siswa yang baik akan melakukannya dengan penuh kesadaran. Bekerja membersihkan lingkungan dengan penuh kesadaran.

Meja dan kursi adalah fasilitas milik negara yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik oleh siswa. Meja dan kursi itu, kata bang Yul, kalau dijaga dan dirawat dengan baik agar tidak rusak maka bisa dipergunakan lagi oleh adik kelasnya.

Selain dari itu, sikap siswa yang tak kalah penting lagi adalah terhadap proses belajar di ruang kelas. Siswa hendaknya memiliki kesadaran bahwa belajar itu suatu kebutuhan sehingga merasa tidak terpaksa belajar. Belajar itu untuk siswa buakn untuk guru.

Oleh sebab itu siswa tidak menunjukkan sikap atau perbuatan yang menyimpang selama belajar. Tidak malas, apalagi bolos belajar. Tidak mengganggu jalannya proses pembelajaran di ruang kelas.

Justru siswa diharapkan untuk meningkatkan sikap yang baik selama pembelajaran berlangsung. Dengan sikap yang baik siswa akan meraih hasil belajar yang diinginkan, kata bang Yul di akhir amanatnya.

Posting Komentar