Unik, Meski Dahan Dipangkas Jeruk Sunkist Ini Tetap Rajin Berbuah

Unik, meski dahan dipangkas, jeruk sunkist ini tetap rajin berbuah – Anda pasti sudah mengenal dan familiar dengan tanaman jeruk sunkist lokal. Tanaman budidaya dengan buah berwarna hijau. Buahnya banyak mengandung vitamin C dan manis yang bermanfaat untuk melengkapi unsur vitamin bagi kesehatan tubuh.

jeruk,sunkist,lokal
Meskipun telah dipangkas jeruk sunkist ini tetap saja berbuah (matrapendidikan.com)

Jika Anda tidak mempunyai lahan luas, minimal satu atau dua batang jeruk sunkist lokal ini dapat ditanam di sekitar pekarangan rumah. Selain untuk kebutuhan akan buahnya, jeruk sunkist juga berfungsi sebagai perindangan pada pekarangan rumah.

Jeruk sunkist lokal termasuk jenis jeruk yang rajin berbuah. Kenapa tidak?  Meskipun bagian dahannya sudah dipangkas namun jeruk sunkist lokal ini tetap menghasilkan buah. Contohnya, jeruk sunkist lokal yang ditanam dekat bagunan SMPN 2 Lintau Buo ini.

Kenapa dipangkas? Jeruk sunkist lokal yang ditanam di taman kantor majelis guru ini tumbuh subur karena diberi pupuk kandang yang dibawa oleh siswa pada saat belajar mata pelajaran Keterampilan Pertanian bersama H.Aditiawarman

jeruk,sunkist,jeruk lokal
Buah jeruk sunkist bersandar pada dahan bekas dipangkas (matrapendidikan.com)

Daun yang rimbun dan buah lebat membuat jeruk sunkist melambai pada atap bangunan, tepatnya bangunan kantor majelis guru. Kemudian dahan dan ranting yang melambai ke arah atap bangunan segera dipangkas agar tidak merusak atap bangunan.

Setelah beberapa minggu, di bawah pangkasan dahan tumbuh tunas dan daun. Kemudian muncul putik dan lama kelamaan menjadi buah sunkist normal.  Buah sunkist tersebut, susunannya menyerupai susunan buah anggur dan bertengger di bagian dahan bekas pangkasan.
Itulah uniknya jeruk sunkist lokal, meskipun dahannya sudah dipangkas namun tetap rajin berbuah dan memberi manfaat bagi orang yang menanam dan merawatnya.

0 Response to "Unik, Meski Dahan Dipangkas Jeruk Sunkist Ini Tetap Rajin Berbuah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel