Diperbaiki Malah Semakin Rusak

Diperbaiki malah semakin rusak – Segala sesuatunya serahkanlah pada ahlinya. Begitu kalimat sederhana mengandung filosofi yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Nah, artikel inspirasi kali ini berkaitan dengan filosofi tersebut dengan topik diperbaiki malah semakin rusak.

diperbaiki,reformasi,semakin rusak
Ilustrasi serahkan pada ahlinya (pexels.com)

Sebagai ilustrasi disajikan dua kondisi yang berbeda  

Ilustrasi pertama :

Anda mungkin sering mendengar istilah re-install atau re-format.  Pada perangkat komputer biasa disebut re-install atau instal ulang. Sedangkan pada mobile seluler biasa disebut dengan re-format (format ulang).

Baik komputer maupun mobile selluler harus diinstall atau format ulang tetapi itu dilakukan bukan karena rusak. Melainkan karena loading atau respons perangkat tersebut sangat lamban ketika dioperasikan karena diduga mengandung banyak virus.

Namun kedua tindakan tersebut bertujuan sama yaitu mengembalikan setelan ke format defaut atau bawaan.

Ilustrasi kedua :

Lain lagi memperbaiki formasi yang memang sudah rusak. Perangkat komputer anda sudah rusak. Satu atau lebih komponennnya tidak berfungsi sehingga mengganggu komponennya dan menyebabkan komputer tidak berfungsi atau tidak bisa dioperasikan.

Oleh sebab itu komputer ini harus diperbaiki dengan mengganti komponen yang rusak.

Kedua illustrasi di atas adalah pekerjaan yang tidak dapat dianggap ringan kecuali bagi yang telah terampil melakukannya.

Bagiamana pekerjaan itu diserahkan kepada yang tidak ahli dalam melakukan perbaikan itu?

Dapat kita bayangkan, pekerjaan yang semestinya dilakukan oleh orang yang ahli kemudian diserahkan kepada orang yang tidak memahami atau menguasai pekerjaan itu.

Memformat kartu memory (memory card) seperti ilustrasi pertama. Tanpa pengetahuan tentang itu maka segala data akan terhapus atau hilang. Sebab setelan kartu memory kembali ke setelan awal (default). Data kontak, file gambar dan video serta aplikasi lainnya akan terhapus tanpa diback-up terlebih dulu.

Bagaimana dengan ilustrasi kedua? Mencoba-coba memperbaiki yang memang sudah rusak? Waktu membuka perangkat komputer, boleh jadi mur atau baut yang dibongkar sebanyak 5 buah. Namun setelah dipasang kembali, ternyata ada mur atau bautnya berlebih.

Atau, komponen yang masih bagus dan berfungsi tersenggol, tak sengaja. Boleh jadi yang masih bagus itu menjadi rusak karena dicoba-coba memperbaikinya tanpa pengetahuan tentang komponen dan cara merevisi komputer.

Diperbaiki malah semakin rusak. Bahkan yang tidak rusak menjadi semakin rusak. Itu semua karena dikerjakan tanpa pengetahuan dan keterampilan tentang komputer. Semakin direformasi semakin berantakan.

Tentunya, banyak fenomena dalam kehidupan sehari-hari yang anda temukan, analog dengan kedua ilustrasi di atas.  

Semoga benar-benar menjadi inspirasi bagi anda.

1 Response to "Diperbaiki Malah Semakin Rusak"

  1. Saya pernah mas,,Hardisk komputer rusak...semua data blog tak terselamatkan...saya nggak berani re install atau format formatan takut malah errror

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel