Ketika Guru Muda Menulis Buku Literasi

Ketika Guru muda menulis buku literasi – Program literasi di sekolah tidak terlepas dari sarana dan fasilitas penunjang serta sumberdaya pengelolai. Salah satu sarana dan fasilitas penunjang budaya literasi adalah perpustakaan dan semua fasilitas yang ada di dalamnya.

motivasi menulis,buku literasi,bacaan menarik
Ilustrasi menulis buku literasi (pixabay.com)

Buku bacaan bersifat hiburan cerdas, pastilah menjadi daya tarik sendiri bagi siswa. Bahkan semua anggota komunitas sekolah. Namun buku bacaan seperti itu sering mengalami keterbatasan dalam penyediaannya. Oleh sebab itu  perlu kreativitas guru untuk menyiasatinya

Ternyata menulis buku literasi untuk perpustakaan sekolah menjadi populer saat ini di kalangan guru, terutama guru muda. Informasi dari grup media guru menulis dimana grup ini telah membimbing guru dalam penulisan naskah buku bacaan dan diterbitkan. Sudah banyak naskah buku bacaan karya guru yang sudah diterbitkan oleh grup ini.

Di Kecamatan Lintau Buo sendiri, sekurang-kurangnya ada sekitar 5 orang guru Sekolah Dasar (SD) yang telah menulis buku bacaan dan diterbitka. Mereka adalah guru muda, perintis dalam menulis buku bacaan untuk mendukung gerakan literasi di sekolah di Lintau Buo.

Mereka adalah Metri Eliza, S.Pd (Guru SDN 13 Tigo Jangko), Rini Satria, S.Pd (Guru SDN 05 Tigo Jangko), Siska Jalfita, S.Pd ( Guru SDN 01 Pangian, Riri Septaria, S.Pd (Guru SDN 07 Pangian) dan Era Ekayanti, S.Pd (Guru SDN 12 Pangian).

Metri Eliza, S.Pd menulis buku berjudul Sitti Hajir berkisah tenang perjuangan kaum perempuan di Lintau melawan penjajahan. Selain itu, Metri juga menulis buku dengan judul Mengubur Akasia.

Rini Satria, S.Pd menulis buku berjudul Pintar Teka-teki Silang untuk kelas V SD Kurikulum 2013. Buku Teka-teki Silang Tematik Kelas VI Kurikulum 2013 ditulis oleh Siska Jalfita, S.Pd.

Dua guru lainnya, Era Ekayanti, S.Pd dan Riri Septiara, S.Pd juga menulis buku bertema hiburan berupa teka-teki silang. Buku Teka-teki Silang Pembelajaran Tematik Kelas IV Sekolah Dasar ditulis oleh Era Ekayanti, S.Pd. Sedangkan Riri Septiara, S.Pd menulis buku Teka-teki Silang Pembelajaran Tematik Kelas 2 SD Kurikulum 2013.

Misi guru untuk menghasilkan buku literasi adalah memperkaya bacaan sekolah dan mengembangkan wawasan guru

Ketika guru muda berhasil menulis buku bacaan maka saat itu pula timbulnya motivasi guru lain untuk berkarya menghasilkan buku bacaan guna menunjang  program literasi di sekoalh.

0 Response to "Ketika Guru Muda Menulis Buku Literasi"

Posting Komentar