Catatan Kecil Tentang BUMNag Semasta Kenegarian Taluak

Catatan kecil bumnag semasta kenagarian taluak – Belum lama ini di Kenagarian Taluak Kecamatan Lintau Buo sudah berdiri Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag), dengan nama BUMNag Semasta (Semangat Masyartakat Taluak) Pendirian badan usaha ini berdasarkan musyawarah mufakat dengan melibatkan semua perangkat nagari tersebut.

bumnag,semasta,nagari taluak
Bumnag Semasta Kenbagarian Taluak Kecamatan Lintau Buo (BUMNag/matrapendidikan.com)

Selain itu BUMNag Semasta Taluak juga  dilengkapi dengan struktur pengurus, AD?ART  Pengelola badan usaha di level nagari ini terdiri dari Ketua (Delfi Adri, S.Pt). Sekrtetaris (Didi Kurnia) dan Bendahara (Erlin Gusweri).

Selain itu struktur kepegurusan BUMNag Semasta Taluak, seperti ditulis Delfi Adri, S.Pt juga dilengkapi dengan Pengaewas, masing-masing Dodi Kurniawan, Ali Murdi, Erma Setangkai, Ibrahim dan Indra.

Pendirian BUMNag Semasta Taluak mengacu pada UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah dimana Desa dapat memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa.

Secara operasional, untuk Kabupaten Tanah Datar, pendirian BUMNag Semasta Taluak berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2016 Tentang BUMNag Perihal pedoman pendirian, pengurusan, pengelolaan dan pembubaran.

Perbub ini pada hakikatnya adalah upaya pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di nagari, terutama sektor kuliner, pariwisata dan sektor lainnya sesuai potensi nagari.

Pendirian BUMNAG sesungguhnya adalah upaya pemerintah daerah agar tidak selalu mengandalkan subsidi dana dari pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun sumber dana bantuan lainnya. Tentu saja ini menjadi PR bagi pengelola BUMNag untuk terus menciptakan lapangan usaha dan mengelolanya sehingga berkembang dengan baik.

Kenagarian Taluak Kecamatan Lintau Buo memang memiliki potensi kuliner, pariwisata, seni dan budaya dan lain sebagainya. Selain itu, kenagarian ini juga memiliki sumberdaya manusia (SDM) yang kompeten untuk mengelola BUMNag.

objek wisata,pariwisata,potensi taluak
Objek wisata Talago Anguih sedang dgarap oleh BUMNag Semasta Kenagarian Taluak (matrapendidikan.com)


Nagari Taluak memiliki potensi kuliner yng cukup menjanjikan. Ini tidak mengada-ada. Anda pasti ingat ketika berkunjung ke Stand Pameran Kuliner Nagari Taluak dalam ajang Lintau Expo Tahun 2018 lalu. 
Baca : Melongok Stand Pameran KUliner Nagari Taluak.
Melalui BUMNag Semasta Tauak, potensi tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di nagari tersebut, pendapatan asli nagari dan BUMNag.

Seperti diketahui, Dana Desa dari pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di nagari dalam bentuk pembangunan infrastuktur, pembinaan dan pelatihan masyarakat, termasuk untuk pendirian BUMNag.

Yang lebih penting lagi untuk dicatat, pengelolaan BUMNag Semasta Taluak haruslah bersifat transparan sehingga menimbulkan kepercayaan kepada masyarakat dalam mengembangkan BUMNag serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dimana BUMNag atau BUMDes merupakan penyertaan dan kekayaan nagari/desa menjadi kekayaanya. Undang-undang tersebut memberi kewenangan penuh untuk kemandirian terutama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat yang didukung dan diiringi dana langsung dari pemerintah pusat.

Pengurus BUMNag Semasta Nagari Taluak harus mampu mandiri dan membaca peluang usaha untuk dikelola dan digerakkan sehingga produktif. Hal ini sudah dilakukan oleh pengelola BUMNag Semasta Nagari taluak bersama perangkat nagari untuk memberdayakan embung Talago Anguih menjadi objek wisata alam di Nagari Taluak.

Pengelolaan ini akan menciptakan lapangan kerja dan lapangan usaha bagi masyarakat di Kenagarian Taluak.

Ketua BUMNag Semasta Nagari Taluak, Delfi Adri, S.Pt mengemukakan bahwa visi BUMNag Semasta adalah mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Dek Basamo Mangko Manjadi. Sedangkan misinya adalah menciptakan lapangan usaha, mengelola dana program yang masuk ke nagari, meningkatkan ekonomi masyarakat Taluak.

Memang, saat ini BUMNag Semasta Kenagarian Taluak sedang concern untuk mengelola embung Talago Anguih menjadi objek wisata alam dan air. Seperti tulis Delfi Adri,S.Pt, untuk mengelola unit objek wisata Talago Anguih saat ini, juga dilengkapi dengan beberapa personil seperti Syafrijal, Ridwan, Rahmi Rusydiah, Ali Abu Bakar, Simus dan Vonny Vernandes.

Demikian catatan tentang BUMNag Semasta Kenagarian Taluak, Kecamatan Lintau Buo. Semoga bermanfaat. (Jika dirasa ini bermanfaat silahkan anda share kepada teman lain via medsos di bawah ini).

0 Response to "Catatan Kecil Tentang BUMNag Semasta Kenegarian Taluak"

Posting Komentar