Sensasi Minum Kopi Kawa Daun

Sensasi minum kopi kawa daun – Tour singkat pendidik dan tenaga kependidikan ke Nagari Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar beberapa waktu lalu meninggalkan kenangan dan kesan tersendiri bagi admin matrapendidian.com. Khusus ke Nagari Pariangan, itu yang kedua kalinya berkunjung ke tempat yang dikenal dengan ‘Nagari Tuo’ tersebut.

sensasi,kawa daun,pariangan
Wadah dari batok kelapa diangkat dengan kedua tangan agar kawa daun tidak tumpah (matrapendidikan.com)

Kali ini tidak menceritakan keindahan nagari tersebut melainkan sensasi minum kawa daun di salah satu warung Kopi Kawa Daun. Ketika bersila, duduk dengan melipat kedua kaki, admin siap menyeruput hidangan minuman kopi kawa daun.
Dengan penuh percaya diri, setelah mengaduk-aduk minuman dalam wadah batok kelapa dengan tadah dari bambu, admin langsung mencobanya dengan sendok teh yang disediakan. Oh, ternyata...

mencicipi,kawa adaun,diberi gula
Mencicipi kopi kawa daun yang ternyata belum diberi gula putih (matrapendidikan.com).

Kok ndak berasa?  Oh, ternyata admin lupa memberinya gula putih yang disediakan di lantai tempat duduk. Akhirnya diberi beberapa sendok teh gula pasir (gula putih). Kemudian diaduk-aduk kembali.

“Hmmm, harum dan nikmaaat...! Ini baru kopi kawa daun...” celoteh admin.

Kawa daun merupakan minuman khas Minangkabau yang terbuat dari racikan daun kopi yang diolah seperti mengolah daun teh. Warnanya lebih mengarah pada minuman teh.

Wadahnya bukan cangkir atau pun gelas. Melainkan batok (tempurung) kelapa yang diolah sedemikian rupa dengan tadah penyeimbang terbuat dari batang bambu. Wadah batok kelapa ini bertujuan untuk menjaga aroma kopi tetap harum dan citarasa kopi terjaga.

Untuk meminum kopi kawa daun hendaknya menggunakan dua tangan agar tidak tumpah keluar wadah batok kelapa. Dan, minum kopi kawa daun lebih asyik lagi ditemani camilan gorengan seperti pisang, tahu atau tempe yang disediakan pemilik warung.

0 Response to "Sensasi Minum Kopi Kawa Daun"

Posting Komentar