Filosofi Ilmu Padi dalam Dendang Minang

Filosofi ilmu padi dalam Dendang minang - Padi jika sudah berisi dan masak pasti akan merunduk. Sebaliknya akan menjulang menghadap langit jika bulirnya tidak berisi atau hampa. Keadaan ini akan menjadi pelajaran bagi masyarakat Minangkabau sesuai falsafah, alam takambang jadikan guru (Alam terkembang jadikan guru).

Padi masak dan berisi (pixabay.com)

Orang dapat belajar dari ilmu padi dan diterapkan di tengah pergaulan sosial masyarakat.

Ilmu padi, seperti dikutip dari Wikipedia, bukanlah ilmu dalam arti sebenarnya. Ilmu padi merupakan suatu pandangan filosofi hidup pada masyarakat yang diilhami dari perkembangan bulir padi sejak berbunga hingga bernas bulirnya.

Hal itu tertulis dalam sebuah ungkapan lengkapnya berbunyi:
"Bagaikan padi, semakin masak semakin merunduk."

Ungkapan ini mengandung makna lebih kurang, manusia tidak layak untuk bersikap angkuh atau sombong karena usia atau kemampuan yang dimilikinya. Orang lain akan memandang baik kepada seseorang apabila semakin tinggi usia, atau semakin tinggi kemampuannya, ia semakin merendahkan hatinya.

Ilmu padi dalam lagu dendang minang

Alemu padi (ilmu padi) merupakan judul lagu dendang minang terbaru yang dirilis Marolint Production beberapa waktu lalu. Lagu dendang Minang khas Lintau IX Koto ini diciptakan dan dibawakan oleh Zon Marolint feat Amel Marolint.

Zon Marolint, Amel Marolint dan peniup Saluang Mak Lelo (Zon m/matrapendidikan.com)

Jika ditelaah secara mendalam, lirik lagu dendang terbaru 'Alemu Padi' bertema hampir sama dengan lagu sebelumnya Pitaruah Ayah. Menyampaikan pesan pendidikan dari orangtua kepada anak.
Baca : Marolint Production Kini Hadirkan Lagu Minang 'Pitaruah Ayah'
Pesan orangtua kepada anak agar menuntut ilmu setinggi-tingginya namun pakailah ilmu padi. Semakin berilmu semakin rendah hati dan tidak sombong.

Di atas langit ada langit. Tidak perlu menyombongkan diri karena merasa lebih pintar dan berilmu dari orang lain.

Shooting lagu Alemu Padi bertempat di Tapian Rayo, Rumah Makan Kuntonga, mushola Babul Jannah dan Kelok S. Semuanya berada di Nagari Taluk Lintau Buo Kab. Tanah Datar dengan bintang tamu Sy.Datuk Mogek Penghulu. Tempat-tempat ini tertuang dalam lirik lagu Alemu Padi.

So, lagu ini sayang untuk dilewatkan. Silahkan disimak video berikut ini!


Demikian review ilmu padi dalam dendang lagu minang produksi terbaru Marolint Production. Semoga terhibur.***

0 Response to "Filosofi Ilmu Padi dalam Dendang Minang"

Posting Komentar