Pernik Turnamen (5) : Saya, Kami dan Kita Semua

Pernik turnamen (5) : Saya, kami dan  kita semua - Gelanggang Turnamen Lintau Oldstar Cup II 2020 di Lapangan Alai Telaga Bujur Taluk Lintau Buo Tanah Datar Sumbar, telah usai. Partai Grand Final sudah digelar, Jumat 4/12/20) lalu. Pariangan FC tampil sebagai juara setelah menang 2-1 atas FCDC FC.

Koordinator Liputan Info Turnamen (Roma F/matrapendidikan.com)

Turnamen para "gaek" atau senior dunia sepak bola di Kabupaten Tanah Datar ini telah diselenggarakan dalam rentang waktu antara Jumat (20/11/20) sampai Jumat (4/12/20). Tidaklah sepanjang rentang waktu penyelenggaraan Nagari Taluk Cup II 2029/2020 di Lapangan Simpang Kulit Manis, 19 Desember 2019 sampai 20 Januari 2020 lalu.

Namun, turnamen kali ini, cukup istimewa bagi saya, kru situs Matra Pendidikan dan kita semua. Bagaimana tidak?

Selaku koordinator Liputan Info Turnamen (LIT) di lapangan, justru saya lebih asyik duduk menyendiri di samping gawang saat pertandingan berlangsung. Mencatat kejadian, mengabadikan jalannya pertandingan melalui smartphone yang dilengkapi tongsis. 

Kadang-kadang saya sempat juga berbicara dengan penjaga gawang tanpa mengganggu tugas dan fokusnya.

Sebelum berlangsung pertandingan partai final, antara Pariangan FC vs FCDC FC, saya sempat berbincang ringan dengan dua pemain Nasional asal Sumbar, Irsyad Maulana dan Teja Paku Alam.

Bersama Irsyad Maulana, pemain Winger PSM Makasar asal Batusangkar, Sumbar.(matrapendidikan.com)

Kehadirannya di Partai Grand Final Turnamen Lintau Oldstar Cup II 2020 ini untuk berjumpa langsung dengan penggemar sepak bola dan memberikan motivasi bagi bibit-bibit pemain berbakat di Lintau dan Sumatera Barat umumnya.

"Memberi motivasi bagi adik-adik yang memiliki bakat sepak bola agar mereka menjadi pemain yang juga dapat mengharumkan nama Sumatera Barat dan Indonesia, " ujar Teja Paku Alam.

Bersama Teja Paku Alam, penjaga gawang Persib Bandung asal Painan Sumbar. (matrapebdidikan.com)


Tim Matra Pendidikan

Matra Pendidikan, website bertema pendidikan mendukung penuh penyelenggaraan Turnamen Lintau Oldstar Cup II 2020. 

Kami dalam tim berusaha meliput jalannya setiap pertandingan dari awal sampai akhir turnamen dan menyajikannya kepada pengunjung setia.

Ujang Efend Chaniago dan Didi Kurnia. (Roma Fitra/matrapendidikan.com)

Tim Matra Pendidikan terdiri dari Edy Sumani (koordinator), Ujang Efend Chaniago (komentator), Didi Kurnia 'Alek',  Roma Fitra (juru foto) dan Winto Ibnu Sabil (sponsorship).

Roma Fitra, anggota tim Matra Pendidikan yang membelakangi kamera (Roma F/matrapendidikan.com)

Nama yang terakhir, selain anggota tim LIT, juga pemilik Dzaza Furniture Lintau yang menjadi salah satu sponsor penyelenggaraan Turnamen Lintau Oldstar Cup II 2020 disamping Darma Tani Nomor 1.

Winto Ibnu Sabil, owner Dzaza Furniture Lintau Depan SMKN 1 Lintau Buo. (Roma F/matrapendidikan.com)

Kita bangga kreativitas pemuda

Kita bangga dengan kreativitas pemuda Nagari Taluk. Beberapa turnamen sepak bola telah berhasil digelar, menjelang Pilkada Tanah Datar Tahun 2020. Kreativitas pemuda tersalurkan melalui berbagai bentuk kegiatan kepemudaan karena mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Nagari, Kerapatan Adat Nagari dan masyarakat Nagari Taluk.

Penyelenggaraan berbagai  turnamen, termasuk sepak bola, tentulah bertujuan untuk menggairahkan dunia persepakbolaan. Menumbuhkan bibit-bibit pemain muda di nagari. Selain itu juga telah menggerakkan ekonomi usaha kecil (UK) terutama masyarakat di sekitar arena turnamen.***

0 Response to "Pernik Turnamen (5) : Saya, Kami dan Kita Semua"

Posting Komentar