Sekolah Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021

Sekolah siap terapkan pembelajaran tatap muka tahun 2021 - Mulai awal Semester 2 Tahun Ajaran 2020/2021, SMPN 2 Lintau Buo Kab. Tanah Datar bakal melaksanakan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran dimulai Senin, 4 Januari 2021 mendatang. Demikian kesimpulan hasil rapat akhir semester majelis guru di sekolah setempat, Sabtu (19/12/20).

Rapat akhir semester dan persiapan pembelajaran tatap muka (ropi'u/matrapendidikan.con)

Kepala SMPN 2 Lintau Buo, Titin Susilawati, S.Pd di dampingi Arlis Anwar, S.Pd ( Waka Kesiswaan) dan Ropi'u, S.Pd. (Waka Kurikulum) menyampaikan bahwa kurikulum pembelajaran yang diterapkan adalah Kurikulum 2013 Yang Disederhanakan.

"Kurikulum Yang Disederhanakan ini sesuai kesepakatan MKKS SMP Kab. Tanah Datar," sampai Titin Susilawati, S.Pd.

Kepala sekolah juga menerangkan prinsip Kurikulum Yang Disederhanakan dimana alokasi waktu pembelajaran 1 jam pelajaran selama 30 menit, penyajian materi esensial dan sistem tatap muka dan Daring. 

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ropi'u, S.Pd memamparkan bahwa belajar tatap muka hanya selama 3 hari dan selebihnya pembelajaran Daring.

Majelis guru SMPN 2 Lintau Buo (matrapendidikan.com)

"Mata pelajaran yang beralokasi waktu 2 jam pelajaran hanya tatap muka saja. Sedangkan yang lebih besar dari itu melaksanakan pembelajaran tatap muka dan daring," papar Waka Kesiswaan sesuai rencana daftar mengajar Semester 2 dalam adaptasi kebisaan baru.

Meskipun demikian pembelajaran tatap muka dalam adaptasi new normal tersebut harus mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Tanah Datar.

Pembelajaran tatap muka juga telah dipersiapkan dengan pembentukan Satuan Tugas Covid-19. Edy Samsul dan Warniati, S.Pd merupakan Ketua dan Wakil Ketua Satgas Covid-19 unit satuan pendidikan SMPN 2 Lintau Buo.***

1 Response to "Sekolah Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021"

  1. Semoga pelajaran tatap buka bisa diterapkan
    Dan tetap mematuhi protokol kesehatan
    anak-anak sudah kangen masuk sekolah

    BalasHapus