Cuci Tangan Sampai Bersih, Mudah Tapi Sering Terabaikan

Cuci tangan sampai bersih, mudah tapi sering terabaikan - Mencuci tangan, tidak lagi menjadi hal asing bagi setiap orang. Dari dulunya orang sudah terbiasa mencuci tangan. Sebelum maupun sesudah makan, atau setelah memegang benda kotor.

Cuci tangan sebelum masuk ruangan (doc.matrapendidikan.com)

Bahkan, pada masa pandemi Covid-19 ini, mencuci tangan dijadikan sebagai salah satu Prokes (Protokol kesehatan) dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Mencuci tangan sampai bersih dengan sabun atau cairan antiseptik lainnya. Menjadi aktivitas penting setiap hari bagi masyarakat di tengah pandemi.

Mencuci tangan sesuai Prokes justru sering terabaikan. Mengapa? Salah satunya karena adanya prosedur dan aturan yang terasa agak mengikat dan perlu waktu untuk melaksanakannya.

Perlu dipahami, mencuci tangan sesuai Prokes tidak sama dengan membasuh tangan saat akan makan maupun sesudah makan.

Mencuci tangan sesuai Prokes harus memenuhi syarat dan aturan tertentu. Misalnya, tangan dicuci dengan air mengalir, menggunakan sabun atau cairan antiseptik untuk pembersih.

Fasilitas cuci tangan sederhana di depan kantor (doc.matrapendifikan.com)

Membasuh tangan sebelum  dan sesudah makan hanya sekadar membersihkan tangan. Atau sekadar menyingkirkan sisa makanan yang melekat di tangan. 

Akan tetapi mencuci tangan sampai bersih bertujuan untuk membersihkan kedua tangan dan membunuh kuman atau virus yang melekat pada tangan tersebut.

Dapat dimaklumi kenapa mencuci tangan sampai bersih sebelum dan sesudah masuk fasilitas umum sering terabaikan.

Oleh sebab itu perlu pembiasaan untuk mematuhi Prokes di tempat atau fasilitas umum. Selain itu, tempat atau fasilitas umum harus dilengkapi dengan fasilitas handsanitizer yang memadai.***