Mas Teqi : "Kembang Opo Iki"

Mas teqi : "kembang opo iki" - Di masa penuh ketidakpastian penerapan model pembelajaran pada masa pandemi ini. Banyak hal menarik perhatian di sekolah, setidak-tidaknya menurut perspektif admin matrapendidikan.com sendiri.

Mas Teqi mengamati bunga kaktus penuh perhatian (Hadi R/matrapendidikan.com)

Hal kecil sekalipun, jika dikemas menjadi sebuah postingan, lalu dipublikasikan di web site. Pasti (diyakini) akan mendatangkan pengunjung (visitor). Trafik pengunjung akan bertambah. Ujung-ujungnya, earnings pun bertambah!

Kali ini, sengaja diposting hal kecil, sebuah momen sederhana namun sayang untuk dilupakan. Apalagi kalau bukan ekspresi seorang teman baik saya di sekolah, mas Ropi'u, S.Pd.

Mas Ropi'u alias TQ (dibaca Teqi) alias Topiq, adalah sosok yang tekun dan rajin. Di ruangan maupun di luar kantor sekolah (area sekolah).

Mas Ropi'u membawa pisang makanan yang dipanen di kebun sekolah (matrapendidikan.com)

Jangan heran, putra kelahiran Batu Malang Jawa Timur, 57 tahun silam ini, viral di media internet yang Anda kunjungi ini.

Nah, di luar kantor, saat gotong-royong misalnya, mas Teqi selalu tampil dengan ciri khasnya, selalu tampil dengan peralatan kerja

Suatu ketika, saat gotong-royong PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) menunggu jadwal dites swab. Tim matrapendidikan.com Hadi Rahim sempat 'menciduk' mas Teqi sedang memperhatikan bunga kaktus yang tumbuh di taman sekolah.

"Kembang opo iki?" ("Bunga Apa Ini?), begitu kira-kira prediksi admin, seperti judul postingan ini. 

Ya, mungkin di masa-masa serba tidak pasti. Sering sesuatunya berubah dan... berubah-ubah. Dan, akan selalu menyisakan banyak (tanya) dan pertanyaan. 

Namun menurut guru mata pelajaran Matematika dan Waka Kurikulum SMPN 2 Lintau Buo ini, semua itu perlu dijalani saja apa adanya.

"Kita kerjakan saja apa yang bisa dikerjakan," ujar Ropi'u, S.Pd, yang juga ayah dari 5 anak ini bernada filosofi kepada matrapendidikan.com beberapa waktu lalu.***

0 Response to "Mas Teqi : "Kembang Opo Iki""

Posting Komentar