Pengaruh Sarana dan Prasarana dalam Proses Pendidikan

Pengaruh sarana dan prasarana dalam proses pendidikan - Sarana dan prasarana memang sangat penting dalam sebuah pendidikan karena sangat dibutuhkan dalam menunjang proses belajar mengajar dalam sebuah pendidikan. Tanpa sarana dan prasarana, pendidikan akan mengalami kesulitan bahkan akan berpotensi kegagalan.

Ilustrasi gambar (pexels.com)

Sarana dan prasarana perlu adanya peningkatan secara terus menerus karena hal tersebut merupakan tolak ukur mutu sebuah lembaga. Sehingga tidak jarang dalam dunia pendidikan saat ini, baik formal ataupun non formal, semua berusaha untuk memberikan dan melengkapi sarana dan prasarana sebaik mungkin demi memenuhi kebutuhan semua warga sekolah baik itu guru, staf maupun peserta didik.

Telah dikemukana oleh Yamin  mengenai beberapa hal yang perlu dikembangkan dalam menunjang proses belajar mengajar: 1) perpustakaan, 2) sarana penunjang kegiatan kurikulum, dan 3) prasarana dan sarana kegiatan ekstrakurikuler dan mulok.

Sarana itu sendiri merupakan peralatan dan perlengkapan yang digunakan secara langsung untuk menunjang pendidikan.

Sedangkan prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan.

Menurut Ibrahim Bafadal (2003:2), sarana pendidikan adalah “semua perangkatan peralatan,bahan dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah.”

Wahyuningrum (2004:5), berpendapat bahwa sarana pendidikan adalah “segala fasilitas yang diperlukan dalam proses pembelajaran, yang dapat meliputi barang bergerak maupun barang tidak bergerak agar tujuan pendidikan tercapai.

Jadi, secara umum sarana dan prasarana adalah alat penunjang keberhasilan suatu proses upaya yang dilakukan di dalam pelayanan publik, karena apabila kedua hal ini tidak tersedia maka semua kegiatan yang dilakukan tidak akan dapat mencapai hasil yang diharapkan sesuai dengan rencana.

Dalam proses belajar mengajar sarana dan prasarana bukan hanya sekedar penunjang pembelajaran tapi juga diharapkan mampu menjadi media siswa untuk mempermudah jalannya proses dalam menyerap dan memahami materi yang disampaikan.

Sarana prasarana pembelajaran akan membantu peserta didik dalam memahami materi yang diberikan oleh pengajar karena tidak semua peserta didik mempunyai tingkat kecerdasan yang bagus, khususnya yang memiliki kelemahan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Dengan adanya fasilitas yang lengkap guru sebagai pendidik dituntut untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran yang menarik dan bermakna sehingga prestasi yang dicapai dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Karena melalui sarana dan prasarana guru tidak hanya menyampaikan materi secara lisan, tetapi juga dengan tulis dan peragaan sesuai dengan sarana prasarana yang telah disiapkan guru.

Sarana dan prasarana pendidikan juga diatur dalam PP No.32 tahun 2013 dikatakan bahwa kriteria mengenai ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal ini menunjukkan tidak dapat dipungkiri bahwa sarana dan prasarana menempati salah satu faktor penunjang proses pembelajaran dalam upaya peningkat kualitas pendidikan.

Bahkan sarana dan prasarana telah menjadi standar sekolah atau instansi yang terkait. 

Misalnya, sekolah yang berada di kota terjangkau mudah terhadap perkembangan teknologi, yang tentunya sudah memiliki laboratorium komputer, maka akan mempermudah anak didiknya untuk belajar komputer mengikuti perkembangan IPTEK.

Sedangkan berbanding terbalik kondisi anak yang berada di desa, jauh dar jangkauan teknologi yang menyebabkan anak didik sulit untuk belajar dan mengakses teknologi seperti komputer dikarenakan fasilitas sarana dan prasarana yang tidak memadai.

Adapun hubungan sarana dan prasarana dengan proses pendidikan, dapat dikatakan bahwa sarana dan prasarana pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses kerja sama pendayagunaan semua sarana dan prasarana pendidikan secara efektif dan efisien.

Apa yang dibutuhkan oleh sekolah perlu direncanakan dengan cermat berkaitan dengan sarana dan prasarana yang mendukung semua proses pembelajaran.

Dari beberapa ulasan diatas kita dapat mengambil makna tersirat bahwa tidak dapat diabaikan jika Sarana dan Prasarana pasti memiliki pengaruh dalam berbagai aspek yang dibutuhkan dalam proses pendidikan itu sendiri.

Maka, sudah selayaknya lembaga penyelenggara pendidikan mulai gencar memperbaiki, meningkatkan, memenuhi, serta mengevaluasi beberapa permasalahan terkait.

Mutu pendidikan pendidikan akan terjamin jika faktor-faktor pendukung penting seperti sarana dan prasarana diberikan perhatian lebih.

Hal-hal yang dapat diusahakan ini  juga akan menjadi tolak ukur berhasilnya proses pendidikan dalam mencetak generasi-generasi penerus bangsa yang berintelektual tinggi.

Karena tidak akan membuahkan hasil yang maksimal dalam suatu proses mencapai tujuan yang diinginkan apabila tidak ada upaya-upaya ekstra yang dipenuhi.*** 

Biodata penulis:

Nama : Ibrahim

Jurusan : Tadris Matematika

Universitas : UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. Telp.

085704702307

0 Response to "Pengaruh Sarana dan Prasarana dalam Proses Pendidikan"

Posting Komentar