PTM Terbatas, Tantangan Baru di Sekolah

Ptm terbatas, tantangan baru di sekolah - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengeluarkan kebijakan untuk menerapkan PTM Terbatas di jenjang pendidikan sekolah pada minggu kedua bulan Agustus 2021 ini. PTM Terbatas itu berlaku bagi sekolah yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Siswa patuhi protokol kesehatan di sekolah (matrapendidikan.com)

SMPN 2 Lintau Buo, salah satu sekolah di kabupaten Luhak Nan Tuo, sudah memenuhi persyaratan dan sudah menerapkan PTM Terbatas sejak seminggu sebelumnya.

Akibat PTM Terbatas terjadi penambahan jam mengajar bagi guru. Siswa satu kelas dibagi dua lokal. Namun alokasi waktu dikurangi menjadi 30 menit per jam pelajaran.

Beban kurikulum mata pelajaran tertentu dikurangi. Misalnya IPA dan Bahasa Inggris dari 5 jam pelajaran menjadi 4 jam pelajaran.

PTM Terbatas memang disambut baik terutama oleh siswa dan orangtua siswa. Keluhan pembelajaran daring mulai berkurang. Siswa sudah bisa berhadapan dengan guru di kelas sehingga materi pelajaran dapat dipahami oleh siswa.

Tantangan baru bagi pihak sekolah dalam PTM adalah disiplin siswa. Selama ini siswa sudah terbiasa belajar bebas di rumah.

Ketika datang ke sekolah siswa sering melanggar disiplin waktu, berpakaian dan berpenampilan.

Bagaimana dengan penerapan Prokes Covid-19? Pada umumnya siswa sudah terbiasa menerapkankan Prokes Covid-19.

Hal ini karena pihak sekolah sudah memfasitasi aturan dan fasitas penerapan Prokes tersebut. Begitu pula Satgas Covid-19 unit sekolah sudah melakukan tugas sebagaimana mestinya.

Tantangan baru berupa penerapan disiplin sekolah, diyakini lama-kelamaan akan dapat dieliminasi. Tergantung proses pembiasaan siswa di sekolah.***

0 Response to "PTM Terbatas, Tantangan Baru di Sekolah"

Posting Komentar