Sanggar Titian Imang Satu dalam Hubungan Keluarga Besar

Sanggar titian imang satu dalam hubungan keluarga besar - Sanggar Titian Imang merupakan sebuah wadah seni bersifat sosial. Menyalurkan minat bakat anak, generasi muda penerus Jorong Kapuah Nagari Sumani dibidang kesenian tradisional Minangkabau.

Sanggar Titian Imang Jorong Kapuah Nagari Sumani (Delza D/matrapendidikan.com)

Sebut saja randai, tari piring, pasambahan dan lain sebagainya. Namun sanggar ini juga bernuansa pesantren dengan aktivitas mudhadarah di surau Al Islamiah Korong Kapuah Tangah, Jorong Kapuah.

Sanggar Titian Imang didirikan di tengah masa Pandemi Covid-19, setahun yang lalu. Tentu saja, kegiatan sanggar ini sangat bermanfaat dalam mengisi waktu luang anak.

Latihan tari piring (Delza D/matrapendidikan.com)

Wadah ini menyatukan mereka dalam satu hubungan keluarga besar yang saling menyayangi dan menghargai.

Untuk menumbuhkan dan memupuk rasa persatuan dan kekeluargaan. Mereka disatukan dalam satu lingkungan dalam satu didikan seperti layaknya ayah dan ibu di rumah tangga.

Bersatu dalam didikan ayah dan ibu lazimnya dalam keluarga (Delza D/matrapendidikan.com)

Mereka diajarkan untuk menjadikan dan menganggap pelatih mereka bukan seorang guru tetapi ayah dan ibu yang harus dihormati dan dicintai selayaknya orangtua mereka.

Kami selalu berusaha dalam hal apapun agar rasa kekeluargaan itu selalu terbina. Berbagai cara kami lakukan sebagai penggerak dan pelatih di Sanggar Titian Imang ini.

Kami mengadakan kegiatan makan bersama. Merayakan ulang tahun dari anak-anak yang berulang tahun secara sederhana tapi penuh cinta kasih.

Pada saat tertentu, mengajak anak-anak ke tempat wisata dan pemandian, cara kami memberi reward kepada mereka.

"Ini bukan Batang Air Imang lho anak-anakku" (Delza D/matrapendidikan.com)

Dengan keadaan yang masih banyak pertikaian dari sisi baik dan buruknya pandangan masyarakat. Kami akan selalu berusaha untuk menjalankan kegiatan Sanggar Titian Imang ini dengan sepenuh hati.

Insyaallah dengan kemajuan yang kami peroleh, segala hal negatif akan pergi dengan sendirinya.

Anak-anak mengharumkan Jorong Kapuah (Delza D/matrapendidikan.com)

Orang akan bangga melihat anak-anak dari Jorong Kapuah bisa mengharumkan nama kampung mereka dengan hal positif.

Sekarang ini sudah mulai banyak masyarakat yang mau menampilkan kebolehan anak-anak Sanggar Titian Imang. Misalnya acara pesta kenduri, tampilan bersama antar sanggar seni yang ada di Sumatera Barat.

Penampilan anak-anak Sanggar TTI di Balitbu Aripan (Delza D/matrapendidikan.com)

Ini harus menjadi PR kita semua bagaimana untuk lebih memajukan dan melestarikan kesenian tradisional Minangkabau .

Kami mohon dukungan agar segala yang kami cita-citakan dalam menjalankan tugas mulia ini. Agar minat dan semangat anak-anak terus terbina dan terpupuk untuk melestarikan seni budaya mereka sendiri.

Belajar memainkan talempong pacik (Delza D/matrapendidikan.com)

Kami anggota dan pengurus sanggar memohon uluran tangan semua lapisan masyarakat dalam hal moril dan materil.

Kami yang bertugas sebagai pelatih disamping Malin Sulaiman dan Marjoni. Berharap penuh kepada masyarakat dan pemerintah daerah demi kemajuan Sanggar Titian Imang untuk bisa melahirkan anak-anak yang berbakat, berbudaya dan bermartabat. Terima kasih.*** (Penulis : Delza Dona, Pegiat Sosial dan Pelatih di Sanggar Titian Imang Jorong Kapuah Nagari Sumani Kab. Solok).

0 Response to "Sanggar Titian Imang Satu dalam Hubungan Keluarga Besar"

Posting Komentar