Mengutip Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW

Mengutip hikmah maulid nabi muhammad saw  - Hari Selasa, 19 Oktober 2021 atau bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1443 H, diperingati sebagai Hari Maulid Nabi, kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Twibbon Binmas Islam

Rasulullah SAW dilahirkan oleh seorang ibu bernama Aminah di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada Tahun Gajah.

Kelahiran Nabi Muhammad yang berayahkan Abdullah bertepatan dengan peristiwa penyerangan Kakbah oleh Tentara Bergajah pada Tahun 571 Masehi.

Halimah Sa'diyah adalah nama seorang wanita yang dengan ikhlas menyusui Muhammad diwaktu kecil. Keikhlasannya dibalas oleh Allah SWT dengan melancarkan air susu Halimah Sa'diyah dan menggemukkan keledainya yang kurus.

Nabi Muhammad tumbuh dan berkembang menjadi sosok pribadi dengan pekerti yang baik. Saat itu, mulai tanda-tanda kenabian dari Nabi Muhammad.

Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an Surat Al-Ahzab ayat; 21 yang artinya:

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah,"

Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Rasul pada saat berumur 40 tahun. Hal itu ditandai dengan penerimaan wahyu pertama oleh Rasulullah SAW di Gua Hira.

Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan agama Islam dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan.

Rasulullah SAW meninggal dunia, pada hari Senin bulan Rabiul Awal dalam usia 63 tahun.

Dari kisah Maulid Nabi Muhammad SAW, umat muslim dapat mengambil hikmah dan nilai pendidikan karakter untuk meneladari sifat-sifat Rasulullah SAW.

Disisi lain, umat muslim juga dapat melakukan amalan sunnah seperti berpuasa pada hari Senin.

Allah SWT berfirman dalam QS: Maryam; 33 yang berbunyi:

"Kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku pada hari kelahiranku, hari wafatku, dan hari aku dibangkitkan hidup (kembali),"

Dalam hadist yang diriwayatkan Muslim diketahui bahwa:

"Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab, hari Senin adalah hari aku dilahirkan,"

Demikian kisah Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal yang perlu dikutip hikmahnya oleh umat Islan.***