PB Ar-Razzaq FC Lolos ke Final Melalui Drama Adu Penalti

Pb ar-razzaq fc lolos ke final melalui drama adu penalti - Partai semifinal 2 antara PB Ar-Razzaq FC Vs Gempita FC Tabek Patah harus disudahi dengan 'tos-tosan' tendangan ke gawang.

Sobi (7) membayang-bayangi pemain Gempita FC, Bule (15) (matrapendidikan.com)

Kedua tim bermain imbang 0-0 dalam waktu normal di Lapangan Simpang Bundung Nagari Taluk Kab. Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat sore (17/12/21).

Drama adu penalti itu akhirnya dimenangkan oleh PB Ar-Razzaq FC dengan hasil akhir (0-0)(4-2) sekaligus mengantarkan tim tuan rumah maju ke Grand Final PB FC Cup XI 2021 di Taluk.

Di partai final,  PB Ar-Razzaq FC akan berjumpa dengan tim AB FC Tanah Datar, Selasa depan (21/12/21).

Pertandingan antara PB Ar-Razzaq FC berhadapan dengan Gempita FC Tabek Patah juga disaksikan langsung oleh ketua Yayasan Deby Syafrianda S.Psi dan rombongan dari Padang.

Lapangan basah

Dua pemain PB Ar-Razzaq FC terlibat double-heading di udara (matrapendidikan.com)

Lapangan sepakbola Simpang Bundung Nagari Taluk dalam keadaan basah saat wasit M. Lutfhi meniup peluit pertanda kickoff dimulai.

Sebelumnya telah turun hujan deras namun berhenti beberapa menit jelang pertandingan.

Tuan rumah PB Ar-Razzaq FC langsung mengambil inisiatif serangan di menit- menit awal babak pertama melalui pemain Niko (5), Sobi (7) dan Yanda (10).

Namun pemain sayap kiri PB Ar-Razzaq FC Sobi mendapat pengawalan ketat dari pemain Gempita FC Riki (3) dan Irza (12).

Sementara itu dari sayap kanan, pemain Gempita FC Yoga (5) dan Adek (11) mengawal ketat pergerakan Yanda.

Barisan pertahanan Gempita FC Rama (19), Bule (15) dan Fadil (6) menutup setiap pergerakan pemain depan PB Ar-Razzaq FC.

Sebenarnya peluang emas lebih banyak tercipta oleh tuan rumah namun gagal dikonversi menjadi gol.

Selain itu penjaga gawang Gempita FC Tarmizi (1) cukup cekatan menghalau setiap bola yang mengancam gawangnya.

Kedudukan imbang 0-0 bertahan sampai turun minum.

Selanjutnya di paruh babak kedua, PB Ar-Razzaq FC mencoba melakukan tekanan beruntun. Lagi-lagi belum membuahkan hasil.

Permainan terus dikuasai oleh tuan rumah. Bahkan barisan pemain tengah Pandi (8), Aris (19) dan Jefri (4) naik membantu serangan.

Membaca situasi itu, menejer PB Ar-Razzaq FC menarik penjaga gawang Syahril (1) dan digantikan oleh Oki S (0)

Akhirnya pertandingan harus disudahi dengan drama adu penalti atau tos-tosan ke gawang setelah posisi imbang skor kacamata 0-0 tidak berubah pada waktu normal.

Ar-Razzaq salurkan bantuan

Panitia bersama Deby Syafrianda S.Psi (matrapendidikan.com)

Sementara itu, pengurus Yayasan Ar-Razzaq menyalurkan bantuan berupa 5 titik lampu untuk lapangan sepakbola Simpang Bundung.

Selain itu juga menyalurkan Al Qur'an dan beras kepada penonton pilihan panitia turnamen.

Deby Syafrianda S.Psi, ketua Yayasan Ar-Razzaq menyampaikan pengantar agar bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Deby Syafrianda S.Psi berikan kata pengantar (matrapendidikan.com)

Khusus bantuan Al Qur'an, pada kesempatan itu buat kedua kalinya disalurkan Yayasan Ar-Razzaq.

"Semoga Al Qur'an yang sudah disalurkan dan dimiliki oleh masyarakat dapat dimanfaatkan untuk dibaca," pesan Deby Syafrianda S.Psi.***