SMPN 2 Lintau Buo Adakan Kegiatan Temu Ramah

Smpn 2 lintau buo adakan kegiatan temu ramah - Pihak sekolah mengadakan kegiatan temu ramah dengan segenap pengurus komite SMPN 2 Lintau Buo. Kegiatan temu ramah tersebut berlangsung di ruang Labor IPA setempat, Selasa jelang siang (7/12/21).

Pengurus komite sekolah (matrapendidikan.com)

Agenda pokok dalam temu ramah silaturahmi adalah perkenalan dan silaturahmi dengan kepala sekolah baru, Syafrida SPd.

Selain itu juga membicarakan berbagai program sekolah yang terkendala akibat masa pandemi Covid-19.

Ketua komite sekolah, Maisal pada awal sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Syafrida SPd di SMPN 2 Lintau Buo.

Maisal: Semoga ibuk Syafrida SPd senang dan betah! (matrapendidikan.com)

"Semoga ibuk Syafrida SPd senang dan betah bertugas di sekolah ini," sambungnya.

Kemudian komite sekolah mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Subirman yang sudah lama bertugas sebagai jaga sekolah.

Lebih jauh Maisal menyinggung pengkajian program sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

"Semoga kepala sekolah yang baru dapat membawa perubahan sekolah ke arah yang lebih baik melalui program-program yang 'menjual'," timpal Maisal.

Pihak komite, kata Maisal, akan memberikan support kepada Syafrida SPd untuk mewujudkan program sekolah yang benilai tambah, seperti program tahfizh dan program lainya.

"Hal ini akan menarik minat siswa untuk masuk smp," pungkas Maisal.

Gayung bersambut jata berjawab, Kepala SMPN 2 Lintau Buo Syafrida SPd menyampaikan terima kasih atas sambutan warga sekolah terhadap dirinya.

Syafrida SPd: Bersama kita bisa! (matrapendidikan.com)

"Bertugas di sekolah ini semakin bertambah banyak saudara dan keluarga saya," tutur Syafrida SPd.

Kepala sekolah wanita yang kedua di SMPN 2 Lintau Buo, setelah Titin Susilawati SPd ini mengatakan kalau dirinya memulai tugas dengan membaca kembali visi dan misi sekolah.

Kebersamaan memajukan pendidikan di sekolah (matrapendidikan.com)

Untuk mewujudkan visi dan misi sekolah, Syafrida SPd akan memberdayakan semua fasilitas dan sarana yang dimiliki.

Selain itu juga menggali potensi lingkungan sekolah yang mendukung.

Sasarannya adalah terciptanya keseimbangan kognitif dan karakter serta keterampilan siswa.

"Dalam mewujudkan itu saya akan menerapkan prinsip kebersamaan, Bersama kita bisa!' tandas kepala sekolah.

Berkaitan dengan program Adiwiyata, kepala sekolah berharap agar semua pihak terkait mendukung upaya lingkungan sekolah yang bersih, rindang dan asri sehingga warga sekolah merasa tenang dan nyaman.

Berkaitan dengan nilai jual sekolah, kepala sekolah menghimbau warga sekolah untuk menggiatkan kegiatan ekstrakurikuler.

"Mari kita bersama-sama untuk menjalankan program-program kegiatan ekstrakurikuler yang dibutuhkan siswa sesuai bakat dan minatnya. Misalnya olahraga voli, sepakbola dan tahfizh, dan lain sebagainya," ucap Syafrida.

Dalam sesi dialog terungkap usulan dan permohonan guru terhadap komite sekolah.

Rusman Yunus, biasa dipanggil Makdang, merespon inspirasi tersebut.

"Secara pribadi saya terharu dengan keadaan guru honorarium saat ini. Oleh sebab itu saya insyaallah akan memberikan tunjangan memasuki hari raya yang akan datang," ujar wakil ketua komite yang juga pelaku dunia usaha tersebut.

Dukungan dari pihak komite dan pelaku dunia usaha akan meningkatkan gairah guru dan pegawai honorarium untuk bertugas lebih bersemangat dan 'Barapi Taruih'.***