Lelang Rantang untuk Galang Dana Bangun Sarana Olahraga Ponpes Bustanul Muhaqiqin

Lelang rantang untuk galang dana bangun sarana olahraga ponpes bustanul muhaqiqin - Malam amal dan silaturrahmi serta hiburan salawat dulang di Pondok Pesantren Bustanul Muhaqiqin Jorong Tigo Tumpuk Nagari Taluk Lintau Buo Kab. Tanah Datar, Sabtu lalu (15/1/22) terbilang sukses.

Tangkapan layar lelang rantang (sia) disela acara salawat dulang di Ponpes Bustanul Muhaqiqin Taluk (matrapendidikan.com)

Acara tersebut terselenggara berkat kerjasama Yayasan Ar-Razzaq Sumbar dengan masyarakat Nagari Taluk di kampung halaman dan perantauan.

Pada acara salawat dulang semalam suntuk itu mempertemukan 2 grup salawat dulang, Langkisau (Tanah Datar) dan Sinar Berlian (Sijunjung).

Dalam acara itu juga diselenggarakan lelang rantang yang dipandu pelelang Ustadz Pen Hendri.

Lelang rantang ini menjadi salah satu cara panitia dalam penggalangan dana pembangunan sarana olahraga bulutangkis di Ponpes Bustanul Muhaqiqin.

Lelang adalah bentuk penawaran di depan umum antara penjual dan calon pembeli. Penjual dalam hal ini adalah panitia penyelenggara dan pembeli adalah pemirsa yang hadir menyaksikan acara malam amal dan silaturrahmi.

Rantang (sia, bahasa Minang) adalah wadah bersusun bertingkat dan dijinjing berisi makanan dan penganan.

Rantang lazim digunakan masyarakat untuk maantakan pabukoan, baralek (kenduri) dan kegiatan adat lainnya.

Rantang yang dilelang panitia pada malam amal dan silaturrahmi itu berjumlah 10 buah plus 1 buah Singgang Ayam.

Isi rantang berupa makanan (nasi, lauk-pauk) dan penganan (kue, lepat, onde-onde, dll) merupakan sumbangan dari kaum ibu di Jorong Tigo Tumpuk Nagari Taluk.

Tawaran terendah dimulai Rp.50 ribu kemudian terjadi unggul-mengungguli setelah ‘dihoyak’ oleh pelelang.

Dalam tawar-menawar rantang ini juga ada pemirsa yang menjadi tukang ‘hoyak’ agar nilai rantang menjadi paling tinggi.

Akhirnya pada malam itu, semua rantang sumbangan ibuk-ibuk ‘dilepas’ dengan nilai nominal Rp.500 ribu per rantang.

Ada juga pemenang lelang ini menyumbangkan kembali rantang yang telah dimenangkannya. Kemudian rantang tersebut dapat dilelang kembali oleh panitia.

Dengan cara itu, rantang sumbangan kaum ibu-ibu yang berjumlah 10 buah menjadi bernilai 20 rantang. Sementara 1 Singgang Ayam dilepas senilai Rp.500 ribu.

Itulah seputar lelang rantang pada acara malam amal dan silaturrahmi yang dimeriahkan dengan salawat dulang di Pondok Pesantren Bustanul Muhaqiqin Jorong Tigo Tumpuk Nagari Taluk Kab. Tanah Datar.***