Catatan Perjalanan Anggota KPN ke Painan

Catatan perjalanan anggota kpn ke painan - Tidak mesti terlalu pagi untuk berangkat menuju kota Painan, Pesisir Selatan. Dan, tidak seperti keberangkatan ke lokasi RAT tahun buku sebelumnya. Pasalnya, jatah waktu waktu RAT serta berwisata edukasi tersedia 2 hari!

Foto gaya bebas di tengah kebun teh Kayu Jao (dok.kpn/
matrapendidikan.com)

So, anggota rombongan sebanyak 19 orang, yang dipmpin Pembina KPN Syafrida SPd itu, dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik.

Seperti diinfokan sebelumnya, RAT Tahun Buku 2021 digelar di Room Meetting Hotel Anardio Rawang, Painan.

Nah, kali ini akan dibagikan Catatan Perjalanan Anggota KPN ke Painan.

Singgah di Kebun Teh Kayu Jao

Pukul 8.00 WIB, armada bus pariwisata Nalar Kity Wisata Lintau bergerak meninggalkan lokasi SMPN 2 Lintau Buo.

Sebelum berangkat foto bareng dulu di belakang spanduk RAT KPN (dok kpn/matrapendidikan.com)

Rute perjalanan darat yang ditempuh adalah Tanjung Ampalu, Tanah Badantuang, Solok, Lubuk Selasih, Padang dan Painan.

Sepanjang perjalanan, kami dihibur oleh 'artis-artis' SMPN 2 Lintau Buo melalui fasilitas musik karaoke Nalar Kity Wisata.

Sebutlah, Elfianti, Wirda Nengsih dan Ropi'u. Oh, sampai lupa yang ini, Edy Samsul! Penyanyi 'cadangan' dengan suara Bass yang memekakkan telinga.

Ketika sampai di pertigaan jalan di Lubuk Selasih. Bus pariwisata yang kami tumpangi membelok ke kiri, menuju destinasi wisata Kebun Teh Kayu Jao.

Sampai di lokasi di pinggiran jalan, kami berhenti. Lokasi Kebun Teh Kayu Jao, di pinggiran jalan ini viral di media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Refrimadona dan Elfianti: Duh, senangnya berfoto di tengah kebun teh menghijau dan langit cerah (dok.kpn/ matrapendidikan.com)

Anggota rombongan turun dari bus. Mendaki di sela-sela kebun teh. Menikmati keindahan alam perkebunan nan luas dan sejuk di siang itu.

Kebun teh terhampar hijau dengan latar bukit dan langit yang memanjakan mata. Disini kami berswafoto dan foto bareng di antara pohon teh yang rendah dan menghijau.

Ada pula yang mengabadikan momen di kebun teh melalui format gambar bergerak.

Agar tidak memenuhi memory card android, hasil jepretan dan rekaman disimpan dan dishare melalui medsos Facebook dan Instagram. Termasuk sebagian kecilnya disimpan di situs yang Anda kunjungi ini!

Makan siang di RM Mintuo

Puas menikmati keindahan alam Kebun Teh Kayu Jao, rombongan kembali naik armada berwarna dinding pink tersebut. Bus berbalik arah menuju Padang 

Namun sebelumnya, singgah terlebih dulu di Air Sirah. Makan siang di Rumah Makan (RM) Mintuo.

Bagi admin sendiri, rumah makan ini menjadi legenda tersendiri.

Kenapa tidak?

Sekitar awal tahun 70-an, setiap Admin diajak oleh orangtua ke Padang dengan mobil trayek Solok-Padang, selalu mampir dulu makan RM ini, pergi maupun pulang.

Dan sekarang, rumah makan tersebut masih eksis dengan nama RM Mintuo.

Masjid terapung

Berfose di depan Masjid Terapung Pantai Carocok Painan (dok.kpn/ matrapendidikan.com)

Sore hari, kami sudah sampai di Painan. Usai cek in di Hotel Anardio, Rawang kami istirahat sejenak.

Tujuannya agar kami tidak keletihan mengikuti jalannya RAT yang diselenggarakan malam harinya.

Kemudian berkunjung ke Masjid Terapung Pantai Carocok guna menunaikan sholat Isya.

Wew! Kereeeen... Dua guru, Rocestry dan Wirda Nengsih. (dok.kpn /matrapendidikan.com)

Sungguh indah bangunan masjid di pinggir pantai Carocok ini, apalagi dengan suasana lampu malam.

Usai sholat Magrib kami mencari tempat makan malam di sekitar Pantai Carocok.

Di Rumah Makan Situjuah kami mengisi perut dengan menu makan malam.

Makan malam di RM Situjuh (dok.kpn/matrapendidikan.com)

Setelah itu kami kembali ke hotel dan selanjutnya menyelenggarakan RAT KPN di Room Meetting Hotel Anardio.

Rapat diikuti oleh semua anggota rombongan.

Admin disamping landmark Hotel Anardio Rawang Painan (ist/matrapendidikan.com)

Ups! Selanjutnya akan kami sajikan Catatan Rekreasi di Pulau Cingkuak. Ikuti terus ya?***