Berbagi Cerita Berwisata ke Pantai Air Manis Padang

Berbagi cerita berwisata ke pantai air manis padang – Iring-iringan 4 unit bus pariwisata bergerak meninggalkan gerbang sekolah sekitar pukul delapan lewat, Senin 16 Maret 2022.

Anggota rombongan salah satu unit bus (dok.sekolah/ matrapendidikan.com)

Ada sekitar seratusan orang yang terbagi di empat bus yang menuju lokasi tujuan Pantai Air Manis Padang. Guru dan pegawai sebanyak 15 orang, komite sekolah 3 orang.

Di pihak siswa ada 60 siswa kelas 9, 24 siswa kelas 7 dan 8. Selebihnya awak bus 8 orang.

Saya adalah salah seorang dari anggota rombongan yang sudah lama sekali tidak mengunjungi objek wisata edukasi itu.

Terakhir saya berkunjung sekitar Januari 1992 lalu. Waktu itu pergi ke sana bersama teman kost. Berjalan kaki di jalan setapak di pinggiran bukit di pinggiran laut.

Sebelumnya, harus menyeberang naik perahu dayung di Muara Padang!

Dari cerita teman dan surfing internet, destinasi wisata pantai di selatan kota Padang itu sudah mengalami perkembangan pesat.

Akses ke Pantai Air Manis sudah bagus sehingga bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat atau roda enam.

Jarak lokasi wisata Pantai Air Manis dari kota Padang hanya sekitar 10 kilometer.

Tentu saja tak dapat saya bayangkan bagaimana kondisi wisata legenda Malin Kundang itu saat ini.

Sebelum tengah hari rombongan SMPN 2 Lintau Buo yang dipimpin kepala sekolah Ibuk Syafrida SPd sudah sampai di lokasi tujuan.

Meskipun bertepatan dengan hari libur nasional, Hari Waisak, perjalanan dari Lintau ke Pantai Air Manis tidak mengalami kendala kemacetan.

Jalur Sitinjau Laut yang biasa dengan kemacetan ternyata tidak ditemukan. Apalagi cuaca cukup cerah.

Sampai di Kota Padang, Iring-iringan bus melewati Jembatan Siti Nurbaya. Menyusuri pinggiran Gunung Padang dengan akses jalan beraspal bagus. 

Memang banyak terdapat tanjakan dan penurunan. Namun itu hal biasa dalam perjalanan munuju Pantai Air Manis.

Di sebelah kanan kita akan menyaksikan pemandangan laut di bawah sana sepanjang jalan. Kemudian juga banyak terdapat warung-warung dan rest area.

Ketika sampai di Pantai Air Manis, rombongan makan siang. Mengambil tempat di depan sebuah warung minuman.

Acara perpisahan siswa

Setelah sholat Zuhur di musholla area wisata, acara pokok di perjalanan wisata edukasi itu pun dimulai.

Ibuk Elfianti SSn segera tampil memandu acara perpisahan siswa kelas 9 SMPN 2 Lintau Buo.

Acara dimulai dengan tahfizh oleh Suryani Arfia. Kemudian doa bersama dipimpin oleh pak Dekri Yendra.

Saya sendiri selaku ketua panitia, tampil untuk menyampaikan laporan panitia pelaksana acara perpisahan siswa.

Laporan kegiatan perpisahan siswa kelas 9 (dok.sekolah/ matrapendidikan.com)

Acara perpisahan bukan sebagai aba-aba siswa telah lulus SMP seluruhnya. Melainkan sebuah tradisi untuk menyongsong perpisahan yang akan terjadi setelah pengumuman kelulusan. 

Itu antara lain yang saya sampaikan selaku ketua panitia pelaksana.

Sementara itu, sambutan pihak komite sekolah disampaikan oleh pak Herman Munaf. Ia berharap semua siswa lulus dan melanjutkan sekolah ke SMA, SMK atau MA.

Sambutan komite sekolah (dok.sekolah/ matrapendidikan.com)

Yang paling menarik perhatian adalah sambutan kepala sekolah yang diiringi dengan pembacaan puisi untuk sisw kelas 9

Puisi kepala sekolah menyentuh hati dan mendayu-dayu berupa pesan kepada siswa kelas 9.

Sambutan kepala sekolah (dok.sekolah/ matrapendidikan.com)

Di pihak siswa tidak mau kalah. Chaira Aisyifah mewakili kelas 9 dan Airin mewakili kelas 7 dan 8 menyampaikan kata-kata perpisahan.

Fadya Anugraini siswa kelas 9 membacakan puisi untuk guru. Lagu perpisahan dibawakan oleh Marcelina Azahra Ningsih dkk dari kelas 9.

Pemandangan pantai yang menawan (dok.sekolah/ matrapendidikan.com)

Usai acara pokok, anggota rombongan menikmati keindahan wisata edukasi Pantai Air Manis. Ada juga yang memanfaatkan wahana wisata seperti AVT Motor dan Becak Motor.

Ada juga yang sempat melihat kembali Batu Malin Kundang di sebelah selatan.

Area Batu Malin Kundang (dok.sekolah/ matrapendidikan.com)

Namun yang banyak adalah menyaksikan ombak pantai dengan beberapa pengunjung yang berselancar di atas ombak yang tidak terlalu besar.

Atau hanya sekedar menyaksikan lalu lalang wahana wisata pantai. Berfoto ria mengabadikan suasana di objek wisata Pantai Air Manis.

Bergaya dengan latar belakang Pulau Pisang Ketek (dok.sekolah/ matrapendidikan.com)

Cerita ke cerita, rombongan SMPN 2 Lintau Buo sampai kembali di Lintau menjelang waktu sholat Subuh.

Dan cerita ke cerita..., cerita ini pun sudah selesai!***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel