Mengunjungi Objek Wisata Candi Muara Takus

Mengunjungi objek wisata candi muara takus – Sekitar pukul dua siang, kami yang tergabung dalam rombongan anggota KPN SMP Negeri Tigo Jangko sampai di Candi Muara Takus, Sabtu (24)12/22) setelah menempuh perjalanan moda angkutan darat Bus Pariwisata dari Tigo Jangko – Muara Takus sekitar 150 km dengan waktu tempuh sekitar 5,5 jam.

Berfoto dengan spanduk RAT KPN di depan Candi Mahligai (dok. @kpnsmpn3jangko/ Matrapendidikan.com)

Tentu saja perjalanan ini cukup melelahkan bagi kami. Apalagi cuaca begitu cerah ketika kami memasuki situs candi Muara Takus. Mentari yang mulai condong ke barat bersinar cukup terik. 

Namun tidak menyurutkan animo kami untuk mengamati bangunan candi serta berfoto ria dengan latar candi.

Di sebelah barat situs Candi Muara Takus (dok.smpn3jangko/ Matrapendidikan.com)

Rombongan RAT KPN itu dipimpin langsung oleh pembina KPN Syafrida SPd yang juga Kepala SMPN 2 Lintau Buo Kab. Tanah Datar.

Bangunan candi muara takus

Situs Candi Muara Takus terletak di desa Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Riau. Terletak lebih kurang 135 km dari Pekanbaru ibu kota Provinsi Riau.

Area situs Candi Muara Takus di XIII Koto Kampar (Matrapendidikan.com)

Bangunan ini merupakan sejarah peninggalan peradaban Budha pada masa Kerajaan Sriwijaya dan memiliki banyak keunikan.

Salah satu keunikan candi ini terletak pada bahan bangunan candi.

Sebagian bahan candi terdiri dari batu bata merah, batu sungai dan batu pasir. 

Bangunan utama di area Candi Muara Takus adalah stupa besar yang berbentuk menara terbuat dari batu bata dan batu pasir kuning.

Ada 4 bangunan candi di dalam situs Candi Muara Takus, yaitu Candi Tua, Candi Bungsu, Stupa Mahligai dan Palangka.

Di bagian depan candi terlihat gundukan tanah. Menurut orang di sekitar situs ini, gundukan itu diperkirakan tempat pembakaran tulang manusia.

Berikut ini sekilas tentang 4 bangunan di situs Candi Muara Takus. (Informasi ini dibaca dan disimpulkan dari tulisan yang terdapat di bagian depan setiap candi).

1.Candi Mahligai

Candi Mahligai (Matrapendidikan.com)

Candi Mahligai atau Stupa Mahligai adalah bangunan candi paling utuh. Terdiri atas 3 bagian yaitu kaki, badan dan atap.

Candi Mahligai menghadap ke arah selatan atau menghadap pintu masuk situs.

2.Candi Tua

Beraksi di depan Candi Sulung (dok.@kpnsmpn3jangko/ Matrapendidikan.com)

Candi Tua disebut juga Candi Sulung merupakan candi yang paling besar dan juga memiliki 3 bagian yaitu kaki, badan dan atap.

Tangga masuk Candi Tua justru terletak disisi barat dan timur dengan dekorasi arca singa.

3.Candi Bungsu

Candi Bungsu (Matrapendidikan.com)

Bentuk candi Bungsu tidak beda dengan Candi Sulung. Bangunan ini berada di sebelah barat Candi Mahligai.

4.Candi Palangka 

Candi Palangka (Matrapendidikan.com)

Candi yang terletak di sisi timur stupa Mahligai. Candi terkecil dengan ukuran terkecil 5.10x5.7 m dan tinggi 3 meter ini terbuat dari bata. Pintu masuk menghadap ke arah utara.

Setelah mengunjungi situs cagar budaya Candi Muara Takus, kami melanjutkan perjalanan menuju Kota Pekanbaru. Di kota ini akan diselenggarakan RAT KPN SMP Negeri Tigo Jangko Tahun Buku 2022.*** 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel