Menyambut PKKS Tahun 2022 di SMPN 2 Lintau Buo

Menyambut pkks tahun 2022 di smpn 2 Lintau Buo – Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) Tahun 2022 di SMPN 2 Lintau Buo akan dilaksanakan pada hari Kamis (15/12/2022). Kiranya, rencana pelaksanaan PKKS ini menarik untuk dicermati. Kenapa?

Guru menyiapkan dokumen untuk PKKS (Warniati/ Matrapendidikan.com)

Dari segi waktu, pelaksanaan PKKS bertepatan dengan persiapan penerimaan rapor Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023.

Selain itu pada minggu ini juga dilaksanakan kegiatan class meeting di sekolah.

Seperti tertera dalam kalender pendidikan sekolah, ujian PAS Ganjil Tahun Pelajaran 2022 jenjang SMP berlangsung tanggal 5 sd 10 Desember 2022. Sedangkan penerimaan rapor siswa tanggal 17 Desember.

Usai ujian PAS dilaksanakan kegiatan class meeting selama 3 hari, tanggal 12, 13 dan 14 Desember 2022. 

Sementara itu jadwal PKKS di SMPN 2 Lintau Buo dijadwalkan tanggal 15 Desember 2022.

Lalu, menariknya dimana?

Kerja persiapan dokumen PKKS sampai sore (Suci I/ Matrapendidikan.com)

Dilihat dari jadwal agenda kegiatan sekolah, guru dan tenaga kependidikan (GTK) harus berjibaku mempersiapkan semua kegiatan tersebut.

Apa saja kegiatannya?

Pertama, guru mata pelajaran memeriksa hasil ujian dan mengolah nilai siswa. Para wali kelas mengelola nilai siswa di kelas bimbingannya melalui aplikasi penilaian .

Kedua, siswa melaksanakan kegiatan class meeting. Meskipun dilaksanakan oleh Osis, pihak wali kelas, pembina Osis, Waka Kesiswaan tidak mungkin berlepas tangan.

Ketiga, guru yang menjadi tim persiapan PKKS menyiapkan dokumen bukti fisik penilaian.

Berbagai kegiatan di minggu yang sama menghendaki guru, termasuk tenaga kependidikan, bisa mengelola waktu dengan baik.

GTK sudah mengetahui, tugas di sekolah penting! Tetapi bukan berarti mengabaikan tugas di rumah seorang GTK. Selain itu, kesehatan menjadi hal mutlak dipelihara oleh para GTK .

Penilaian kinerja kepala sekolah 

Kepala sekolah memegang peran penting dalam memajukan pendidikan di sekolah. Saat ini tugasnya tidak lagi mengajar melainkan lebih terkonsentrasi pada aspek manajerial, kewirausahaan dan kinerja sekolah.

Tugas pokok kepala sekolah sesuai fungsi manajerial adalah mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah yang dipimpinnya.

Evaluasi kinerja kepala sekolah perlu dilakukan oleh atasan kepala sekolah (Dinas Pendidikan).

Untuk keperluan tersebut Dinas Pendidikan melaksanakan proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data. 

Proses ini dilakukan oleh asesor penilai yang ditunjuk oleh instansi bersangkutan. Di SMPN 2 Lintau Buo, penilaian akan dilakukan oleh Zeniwardi SPd.MM.

Dari proses inilah diketahui indikasi kualitas pekerjaan kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai kepala sekolah.

Proses PKKS pada hakikatnya akan berkaitan dengan 8 Standar Pendidikan. Kedelapan poin itu adalah Standar Perencanaan, Standar Isi, Standar Proses, SKL, Standar PTK, Standar Pengelolaan, Standar Sapras dan Standar Pembiayaan.

Hal ini sekaligus akan berguna bagi Dinas Pendidikan dalam menentukan promosi, penghargaan, mutasi maupun pembinaan lebih lanjut.

PKKS di SMPN 2 Lintau Buo diharapkan akan berjalan lancar dan sukses. Proses penilaian dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Tentunya, dukungan dan komitmen semua pihak terkait sangat diharapkan, termasuk tim manajemen yang sudah bersinergi dan berusaha dalam meningkatkan mutu sekolah.*** (Penulis : Edy Samsul, Waka Kesiswaan SMPN 2 Lintau Buo, Kab. Tanah Datar).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel