Siswa dan Guru Ikuti Launching Pesantren Ramadhan Kolaborasi 1444 H Secara Daring

Siswa dan guru ikuti launching pesantren ramadhan kolaborasi 1444 h secara daring – Mengawali hari pertama sekolah, Guru dan siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di Sumbar mengikuti acara Pembukaan atau Launching Pesantren Ramamadhan Kolaborasi 1444 H secara daring (dalam jaringan), Senin (27/3/27).

Launching Pesantren Ramadhan Kolaborasi 1444 H (screenshot/ Matrapendidikan.com)

Launching Pesantren Ramadhan Kolaborasi 1444 H dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat 'Buya' Mahyeldi Ansharullah SP di Masjid Raya Sumatera Barat Padang.

Di SMPN 2 Lintau Buo Kab. Tanah Datar siswa dan guru mengikuti acara tersebut di dua lokasi berbeda, yaitu Laboratorium IPA dan Mushalla.

Siswa ikuti Launching Pesantren Ramadhan Kolaborasi di sekolah (dok.smpn2lb/ Matrapendidikan.com)

Kelas 9 mengikuti acara di Laboratorium IPA sedangkan Kelas 7 dan 8 di Mushalla Nurul Ilmi.

Para siswa dipandu oleh guru dan operator Live Streaming Zoom Meeting.

Di Laboratorium IPA para siswa didampingi oleh Edi Syamsul, (Waka Kesiswaan), Zulfikar SPd dan Wirda Nengsih SPd (operator) dan guru lainnya.

Sementara di Mushalla Nurul Ilmi didampingi langsung oleh Syafrida SPd (Kepala Sekolah), Ropi'u SPd (Waka Kurikulum), Isral SPd (Ketua Pesantren Ramadhan) dan sejumlah guru serta pegawai.

Tausiah dan launching 

Pembukaan Pesantren Ramadhan atau Launching Pesantren Ramadhan Kolaborasi secara daring dilakukan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah SP di Masjid Raya Sumatera Barat.

Mahyeldi : Calon pemimpin masa depan (screenshot/ Matrapendidikan.com)

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah SP sebelum me-launching Pesantren Ramadhan Kolaborasi 1444 H menyampaikan tausiah.

Dalam tausiahnya buya Mahyeldi menyampaikan bahwa siswa adalah calon pemimpin dan masa depan bangsa.

“Khusus buat ananda semua yang insyaallah akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa di masa depan. Orang-orang yang bakal menggantikan kami," tutur "Buya".

Pada bagian lain buya Mahyeldi menegaskan bahwa orangtua semestinya harus khawatir jika meninggalkan generasi muda yang lemah.

Oleh sebab itu kata buya, mari kita bersama membekali anak dengan kekuatan iman, fisik dan mental bahkan ekonomi.

Familiar dan dekat dengan masjid 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Drs. Barlius MM dalam sambutannya mengatakan alasan pemberian istilah Pesantren Ramadhan Kolaborasi 1444 H.

Kepala Disdik Sumbar (screenshot/ Matrapendidikan.com)

“Kegiatan pesantren ini diikuti oleh pelajar dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA di Sumbar.” sebut Barlius MM.

Tujuan pelaksanaan Pesantren Ramadhan Kolaborasi sebut Kadisdik Sumbar untuk memakmurkan masjid. 

Dengan mengumpulkan siswa di masjid akan menghantarkan anak familiar dan dekat dengan masjid.

Acara Launching Pesantren Ramadhan Kolaborasi diikuti lebih 400.000 peserta secara daring dan luring.***