Lomba Tahfidz, Peserta Perlu Latihan Serius

Lomba tahfidz, peserta perlu latihan serius – Pada hari kedua Tri Lomba Pesantren Ramadhan 1444 H dilaksanakan lomba tahfids atau tahfizh al qur’an antar kelas di Musholla Nurul Ilmi SMPN 2 Lintau Buo, Selasa (4/4/23).

Salah seorang peserta kelas 7 membacakan hafalan surat pendek (dok.smpn2lb/ Matrapendidikan.com)
 

Waka Kesiswaan Edi Syamsul dalam ulasannya seusai lomba mengatakan, peserta lomba memang harus lebih mempersiapkan diri sebelum tampil.

“Sepertinya, siswa peserta lomba perlu lebih serius berlatih sebelum berlomba. Soal yang diberikan dewan juri hanya surat-surat pendek namun sering peserta tertegun...” sebut Waka Kesiswaan itu.

Guru pembimbing dan juri foto bareng usai lomba (dok.smpn2lb/ Matrapendidikan.com)

Ia mengamati dari awal bahwa peserta kurang mempersiapkan diri. Padahal soal yang diberikan hanyalah surat pendek dan sudah sering dibaca dalam shalat.

“Ya, mungkin karena anak-anak kami sedang melaksanakan ibadah puasa,” timpal Edi Syamsul maklum.

Bertindak sebagai dewan juri adalah Zulfikar SPd, Rocestri MPd dan Ropi’u SPd.

Dalam penjelasan tentang kriteria penilaian lomba, ketua dewan juri Zulfikar SPd menyebutkan tajwij, adab, suara, irama dan kelancaran hafalan.

 “Dalam lomba ini peserta hanya menghafal dan membacakan atau menyambung ayat-ayat pada surat pendek,” terang Zulfikar SPd.***